"BRI meyakini bahwa sinergi antara pemerintah dan industri perbankan merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pengelolaan likuiditas yang prudent dan penyaluran kredit yang berkualitas, kami akan terus memperbesar kontribusi BRI sebagai agen pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Hery.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (4/8) di Tangerang mengungkapkan pemerintah membuka peluang memperpanjang masa penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga tahun depan. Sebelumnya, sebagian dana SAL tersebut direncanakan akan ditarik pada akhir 2026.(*)
Artikel Terkait
BRI Peduli Berdayakan 60 Purna Pekerja Migran di Cirebon Lewat Pelatihan Usaha
BRI Jadi Andalan Pemerintah dalam Percepatan Hunian Layak Lewat KUR Perumahan
BRI Tancap Gas Lewat BRIvolution Reignite, Perkuat Pendanaan dan Kredit Mikro
Akad Massal KPR FLPP Digelar, BRI Layani 6.059 Debitur Program 3 Juta Rumah