VIEWJABAR - Animo masyarakat Indonesia dengan hadirnya Kereta Cepat Jakarta-bandung (Whoosh) sangat antusias. Namun, hal ini menjadi celah penipuan khususnya dalam proses pemesanan tiket.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan imbauan kepada seluruh calon penumpang kereta cepat Whoosh agar melakukan pembelian tiket kereta melalui saluran resmi yang tersedia.
Eva Chairunisa, Corporate Secretary KCIC menjelaskan imbauan ini disampaikan setelah adanya kejadian calon penumpang yang akan melakukan penukaran tiket melalui transaksi dari salah satu aplikasi penjualan tiket yang tidak bekerja sama dengan KCIC.
Pengecekan di loket, nama penumpang tersebut tidak terdaftar dan tidak ada transaksi pembelian tiket dengan data penumpang tersebut.
"Kami telah menyediakan sejumlah saluran resmi untuk pembelian tiket, sehingga masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan tiket Kereta Cepat Whoosh. Saluran resmi ini juga akan terus kami kembangkan agar layanan pada masyarakat lebih baik," tuturnya.
Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian tiket kereta dan memastikan pembelian dilakukan melalui saluran resmi yang tersedia.
"KCIC tidak bertanggung jawab atas seluruh kondisi atau kerugian yang timbul dari pemesanan tiket kereta cepat jika transaksi dilakukan di luar resmi," jelasnya.
Kereta Cepat Whoosh bisa dipesan H-7 sebelum keberangkatan dan dapat dipesan melalui aplikasi Whoosh Kereta Cepat, situs ticket.kcic.co.id, Ticket Vending Machine dan loket resmi di stasiun serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, dan BRImo.
Eva juga menambahkan, apabila kedepannya masyarakat menemukan kembali adanya situs atau pihak yang menawarkan penjualan tiket kereta cepat secara ilegal (di luar saluran resmi yang tersedia) maka bisa langsung melaporkan kepada KCIC guna ditindaklanjuti.***