VIEWJABAR - Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid menjelaskan kepada masyarakat bahwa pemilu 2024 beda dan berat jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.
Masyarakat harus paham ketika menghadapi pemilu 2024 yang tahapannya sudah mulai berjalan akan berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya.
Kata Ali Rasyid, pelaksanaan pemilu 2024 mendatang akan lebih berat, terutama bagi para petugas penyelenggara pemilu di lapangan.
Baca Juga: Jelang Operasi Ketupat, Kendaraan Dinas Polantas Polres Tasikmalaya Diperiksa
Dimana para petugas yang akan terlibat dalam penyelenggaraan pemilu di lapangan harus memiliki stamina yang kuat dan tentunya harus masih muda
"Pemilu 2024 yang sebentar lagi akan dilaksanakan berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya, dan ini akan menjadi Pemilu yang lebih berat," kata Ali Rasyid.
Kenapa pemilu 2024 menjadi pemilu yang berat dan berada dengan pemilu pemilu sebelumnya, karena Pemilu 2024 merupakan Pemilu serentak.
Jadi pada pemilu 2024 nanti, tidak hanya memilih presiden dan wakil presiden serta anggota DPR, DPRD Kota Kabupaten dan Provinsi, tetapi juga memilih kepala daerah.
Kata Ali Rasyid ada tahapan proses pemilu yang panjang pada tahun 2024 mendatang, dimana masyarakat akan memilih presiden, anggota dewan, dan DPD serta memilih kepala daerah baik kota kabupaten maupun provinsi.
"Pada tanggal 14 Februari 2024 akan digelar pemilu presiden dan pemilu legislatif. Kemudian juga akan digelar pemilu kepala daerah baik gubernur, bupati dan walikota. Jadi ini pemilu yang berat," kata Ali Rasyid.
Baca Juga: Wilayah Cianjur Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 4.0, Dua Rumah Warga Tertimbun Longsor
Sesuai dengan jadwal yang sudah ada, masyarakat pada tanggal 14 Februari 2024 akan memilih presiden dan wakil presiden anggota legislatif baik pusat provinsi dan daerah juga memilih anggota DPD.
Kemudian setelah itu, masyarakat juga akan kembali melakukan pemilihan kepala daerah secara serentak pada pada 27 November 2024 yang akan memilih gubernur, bupati dan juga walikota.