VIEWJABAR - Pihak Kementerian Agama (Kemenag) sudah menetapkan rencana perjalanan ibadah Haji untuk tahun 2023 atau 1444 Hijrah.
Rencana perjalanan ibadah Haji tahun 2023 sekarang ini sudah ditandatangani oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, (RPH) Kemenag, Hilman Latief pada 16 Januari 2023.
Rencana perjalanan Haji yang ditetapkan oleh Kemenag tersebut berisi tentang rangkaian tahapan kegiatan penyelenggaraan ibadah Haji untuk tahun 2023.
Baca Juga: Gempa Turki, Korban Terus Bertambah, Kini Sudah Mencapai 4.800 Orang Tewas
Rencana perjalanan Haji ini dimulai dari awal masuknya jemaah calon Haji ke asram Haji kemudian terbang ke Arab Saudi.
Bukan hanya itu, kegiatan jemaah di Arab Saudi juga masuk dalam rencana perjalanan Haji ini sampai kepulangan terakhir jemaah Haji dari Madinah ke Indk
Sesuai dengan rencana perjalanan Haji, untuk jemaah gelombang pertama dijadwalkan mulai masuk ke asrama Haji embarkasi pada 23 Mei 2023 atau 3 Zulqa'idah 1444 H.
Baca Juga: Gempa Turki dan Suriah, Korban Meninggal Dunia Terus Bertambah, Terbaru 8.000 Orang Lebih
Kemudian sehari kemudian jemaah mulai diberangkatkan secara bertahap ke Madinah Al Munawwarah untuk menjalani salat berjamaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi atau Arbain.
Sedangkan jemaah Haji gelombang kedua akan masuk asrama mulai 7 Juni 2023 secara bertahap. Jemaah Haji kemudian diberangkatkan ke Jeddah mulai 8 Juni 2023.
Pelaksanaan wukuf di Arafah diperkirakan akan bertepatan dengan hari Selasa 27 Juni 2023 atau 9 Dzulhijjah 1444 Hijriah.
Baca Juga: Gempa Turki dan Suriah, Kemenag Imbau Umat Muslim Gelar Sholat Gaib
Sedangkan pamulang jemaah Haji Indonesia akan dimulai pada 4 Juni 2023. Dan kedatangan jemaah Haji terakhir dijadwalkan pada 3 Agustus.
Berikut ini rincian lengkap rencana perjalanan Haji tahun 2023 atau tahun 1444 H.