VIEWJABAR.COM-- Dijumpai disela-sela acara pembukaan Pekan Raya Sumedang dan Pagelaran Seni Budaya Keraton Sumedang, Bakal Calon dari Perseorangan, Luky Djohari Soemawilaga, berkesempatan menjawab beberapa pertanyaan seputar Pilkada Sumedang 2024 di Lapangan Pacuan Kuda Sumedang pada Kamis 1 Agustus 2024.
Pria yang memiliki gelar Radya Anom Keraton Sumedang Larang ini menuturkan, jika dalam proses tahapan Pilkada Sumedang 2024 saat ini masih menunggu hasil Verifikasi Faktual (Verfak) kedua yang dimulai pada 31 Juli hingga 10 Agustus 2024.
"Lolosnya kita maju menjadi kandidat dari jalur perseorangan, ini tergantung dari hasil Verfak kedua dan hasil perbaikan, yang akan diputuskan KPU pada 19 Agustus 2024," katanya.
Luky Djohari yang akan maju sebagai Wakil Bupati Sumedang mendampingi Hendrik Kurniawan, masih kekurangan sebanyak 3.131 dukungan sesuai hasil Verfak kesatu lalu.
Saat ditanya perihal pertarungan dengan gabungan parpol, Luky menjawab, baginya hal itu biasa-biasa saja dan justru menurutnya akan lebih bervariasi.
"Bagaimanapun, semakin banyak kandidat dalam Pilkada Sumedang 2024 ini, maka pilihan akan bervariasi," katanya.
Luky memandang, ini adalah bagian dari pada suguhan positif bagi masyarakat Sumedang dalam menentukan pemimpin yang sesuai dengan hati nurani dan tentunya berharap pemimpin yang terbaik bagi Kabupaten Sumedang.
"Pada prinsipnya kami siap untuk mengikuti Pilkada Sumedang 2024 ini dengan semangat juang yang tinggi tentunya," ujarnya.
Baca Juga: Ridwan Solichin, Politisi PKS Bidik Pilkada Sumedang Siap Bersanding Dengan Siapapun
Radya Anom Sumedang Larang ini mengungkapkan, motivasi dalam mengikuti Pilkada Sumedang 2024 ini, sepakat ingin memberikan kontribusi peranannya.
"Bagaimana kami memiliki kemampuan untuk melakukan sebuah upaya pemberdayaan, kepada kepentingan masyarakat daerah dan Sumedang yang lebih luas," ungkapnya.
Adapun, lanjut Luky, program unggulan yang ditawarkan adalah, pertama tentu secara pribadi berbasis sentra budaya, tentunya yang menjadikan prioritas adalah kemajuan kebudayaan yang signifikan juga.
"Begitu juga dengan pemberdayaan ekonomi, jadi tugas kami kedepan, bagaimana kita mengangkat potensi kekuatan budaya, mengangkat potensi kekuatan ekonomi itu yang harus dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat," paparnya.
Artikel Terkait
KPU Sumedang Sosialisasikan Pilkada 2024 Pada OSIS se-Kabupaten, Target Partisipasi Terpenuhi
Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Kota Bandung Bisa Mencapai 90 persen, Ini Penjelasan Pj Wali Kota