Dikatakan Luky, ia dan juga Bacabup Sumedang, Hendrik Kurniawan optimis akan lolos dalam Verfak yang saat ini sedang berlangsung.
"Dengan lolosnya kami dalam Verfak ini, secara otomatis kami memiliki sedikitnya dukungan sekira 10% dari 7,5 % batas minimum syarat dukungan," katanya.
Luky menyebut, dukungan gabungan partai pun, belum tentu mendapatkan dukungan sebanyak 10%, jadi wajar jika menurut kami sudah realistis berfikir memiliki modal dasar dukungan 7,5 % - 10 %.
Saat ditanya mengapa tak mengambil jalur partai, Luky memaparkan jika hal itu dicegah oleh pendukungnya, sebab menurut mereka, lebih baik mengambil jalur independen (perseorangan).
Baca Juga: KPU Sumedang Sosialisasikan Pilkada 2024 Pada OSIS se-Kabupaten, Target Partisipasi Terpenuhi
"Masyarakat dengan rasa sayangnya kepada saya, tidak memperkenankan saya masuk ke jalur partai. Saya hindari komunikasi politik dengan partai karena, jika dengan partai tentu terbelenggu oleh intervensi golongan dan kita menghindari itu," paparnya.
Luky menyebut, jika pernah ada utusan dari parpol di Sumedang yang mengajak bergabung, namun karena pendukungnya menolak, jadi ditegaskan untuk tetap di jalur independen.
"Adapun pilihan saya memilih menjadi wakil, lebih karena jam terbang dalam politik sangat minim," katanya.
Oleh karena itu, tambah Luky, sesuai fokus dan konsentrasinya yang berlatar belakang Sosial Budaya, maka lebih spesifik dirinya memilih posisi wakil ketimbang bupati.
Baca Juga: Pilbup Sumedang 2024 Ditakar Senator, Bunda Eni Sumarni: Waspadai Bouwheer Dibelakang Paslon
"Nah, yang memiliki pemikiran umum dan jam terbang dalam politik sudah tinggi, ada pada Pak Hendrik. Dan ini tentu bisa berkolaborasi dalam mengelola Kabupaten Sumedang yang baik," ungkapnya.
Luky juga menyinggung jika dirinya dan Hendrik sudah berkomitmen untuk sama-sama berbagi dalam hal menentukan kebijakan yang akan diambil nantinya.***
Artikel Terkait
KPU Sumedang Sosialisasikan Pilkada 2024 Pada OSIS se-Kabupaten, Target Partisipasi Terpenuhi
Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Kota Bandung Bisa Mencapai 90 persen, Ini Penjelasan Pj Wali Kota