ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis, Simak Penjelasan Gubernur

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Kamis, 6 November 2025 | 19:32 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menjelaskan soal kebijakan WFH. (Diskominfo Jabar)
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menjelaskan soal kebijakan WFH. (Diskominfo Jabar)

VIEWJABAR.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar.

Kebijakan ini diterapkan dalam rangka efisiensi anggaran di lingkup Pemprov Jabar.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menjelaskan, WFH mengurangi penumpukan pegawai di kantor, pengurangan penggunaan listrik air, hingga mengurangi kemacetan di jalan raya.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, di Gedung Sate Bandung, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga: Ini 5 Kantor Wilayah sebagai Pusat Komando Penanganan Bencana, KDM: Budaya Siaga Harus Dibangun

Menurut KDM, ASN yang bekerja dari rumah akan menjalankan tugas dengan menerapkan sistem berbasis kinerja. Skema tunjangan kinerja akan dibedakan antara ASN yang bekerja di lapangan dan yang bekerja dari rumah.

“Bekerja dari rumah tetap bekerja menggunakan sistem. Nanti beda tunjangan kinerjanya antara yang bekerja di lapangan dengan tingkat risiko tinggi, dan yang bekerja di rumah,” ungkapnya seperti dikutip laman resmi Pemprov Jabar.

Adapun, layanan publik tetap hadir optimal karena WFH tidak berlaku bagi ASN yang melayani langsung masyarakat.

KDM menyarankan pemda kabupaten/ kota di Jabar untuk menerapkan kebijakan serupa, yakni WFH. Efisiensi anggaran justru diharapkan dapat membuat kinerja ASN lebih adaptif.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X