Awalnya ia mengaku sebagai pemegang Visa E-9 (visa kerja resmi sektor non-profesional). Namun tak lama kemudian, ia berganti cerita dan mengaku kabur dari program Government to Government (GtoG) sektor perikanan, sebelum akhirnya jujur kalau ia sebenarnya kabur dari rombongan travel.
4. Modus Klasik: Pamit Beli Sepatu di Myeongdong Lalu Lenyap
Skenario pelarian Femas terbilang mulus di awal. Sebelum dinyatakan hilang pada Jumat (17/7/2026), Femas dikenal sangat pendiam dan tak menunjukkan gerak-gerik mencurigkan.
Saat rombongan berada di kawasan perbelanjaan Myeongdong, Femas pamit untuk jalan-jalan sendirian dengan alasan ingin membeli sepatu.
Namun hingga malam tiba, ia tak kunjung kembali ke hotel, mematikan seluruh kontak, dan memblokir nomor telepon pihak travel.
Hingga saat ini, pihak agen travel bersama komunitas WNI di Korea Selatan terus menyebarkan foto Femas dan berkoordinasi dengan KBRI agar jalur kerjanya di pabrik-pabrik lokal bisa tertutup rapat.(*)
Artikel Terkait
Marak Begal di Jabar, Polda Izinkan Warga Beri Tindakan Tegas Pelaku Asal Jangan Sampai Tewas
Viral Aksi Arogan Emak-Emak di Laundry Koin Cikutra Berujung Penganiayaan, Korban Tunggu Itikad Baik