VIEWJABAR - Bupati Bogor Iwan Setiawan Instruksikan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga untuk segera lakukan penanganan dampak bencana kebakaran yang terjadi di Pasar Leuwiliang Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada pukul 22.00 WIB Rabu malam lalu.
Sesuai instruksi Bupati Iwan Setiawan, Perumda Pasar Tohaga diminta segera melakukan penanganan dampak kebakaran pasar Leuwiliang, mengingat jumlah kios dan lapak yang terbakar jumlahnya ribuan.
Selain itu, akibat kebakaran yang terjadi di pasar Leuwiang, mengakibatkan kegiatan jual beli di pasar dihentikan sementara, dan ribuan orang dipastikan kehilangan mata pencaharian akibat musibah itu.
Baca Juga: BMKG Sebut Kemarau Panjang Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, Waspadai Badai El Nino
"Kami saat ini terus berkoordinasi dengan tim Perumda Pasar Tohaga berkaitan dengan rencana penanganan dampak kebakaran, pengkajian rencana relokasi sementara dan pengkajian penanganan dampak bencana kebakaran," Kata Iwan Setiawan.
Puluhan Unit dan Petugas Damkar Diterjunkan
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan sumber informasi dari Pusdatin Damkar Kabupaten Bogor ada sekitar 16 unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari Sektor Leuwiliang 3 unit, Sektor Ciawi 2 unit, Sektor Ciomas 2 unit, Sektor Citereup 2 unit, Sektor Parung 1 unit, Sektor Cibinong 2 unit, unit Rescue 1 unit, perbantuan damkar kota Bogor 1 unit dan perbantuan air BPBD 2 unit.
Selain itu, puluhan petugas Damkar diterjunkan yang terdiri dari 50 personil, 6 personil rescue dan 10 personil relawan damkar untuk memadamkan api yang melahap ribuan kios di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu malam.
Baca Juga: Sosok Goran Paulic Asisten Pelatih Persib Bandung Siap Lakukan Kolaborasi Bersama Pelatih Kepala
Peristiwa kebakaran di pasar Leuwiliang yang menghanguskan ribuan kios tersebut diantaranya kios penjual sembako, sayuran, buah-buahan, pakaian, elektronik dan lain – lain, terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat pasar tersebut sedang tidak beroperasi.
Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bogor, Damkar, Rescue, TNI/Polri dan relawan berhasil menjinakkan api 3,5 jam kemudian (Pukul 20.30 – 24.00 WIB), atau Kamis dini hari 28 September 2023.
Namun demikian hingga Jumat pagi 29 September 2023, 3 unit armada Damkar Kabupaten Bogor masih disiagakan di lokasi kejadian untuk mengantisifasi terjadinya kebakaran susulan.Sebagaimana dikutip viewjabar.com dari https://bogorkab.go.id.
Baca Juga: Ini Asupan yang Harus Diwaspadai Jika Berlebih Akan Mengganggu Kesehatan Tulang, Umumnya Usia Tua
“Dalam peristiwa kebakaran pasar Leuwiliang tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah,” ujar Iwan Setiawan.
Artikel Terkait
Dua Ruang SDN Karangdan Rusak, Siswa Ngungsi Ke Mesjid, Tiap Hari di Tempati Ayam
Kasatlantas Mengedukasi Siswa SMK Assofa, Tentang Berkendara yang Baik
Bangun Kebersamaan Membersihkan Bahu Jalan, Ini Tanggapan Masyarakat Kampung Ambarayah Tasikmalaya
GMNI Datangi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bandung Tertibkan Tempat Hiburan Malam, Tuntaskan Kasus Korupsi
Pengurus PC PERGUNU Kabupaten Garut Masa Khidmat 2023-2028 Dilantik
Rumdin Mentan Syahrul Yasin Limpo Digeledah KPK, Diduga Terseret Pusaran Korupsi di Kementan