VIEWJABAR - Kemarau panjang di sejumlah daerah di Indonesia termasuk di Jawa Barat picu kekeringan dan terancam krisis air bersih.
Akibat kemarau panjang masyarakat Jawa Barat sudah banyak yang terdampak kekeringan dan terancam krisis air bersih.
Selain mengalami krisis air bersih, sebagian wilayah pedesaan di Jawa Barat, terutama yang memiliki lahan pertanian terancam gagal panen atau puso.
Baca Juga: Jeda FIFA MAtchday, Bojan Hodak Gelar Latihan Gim Internal untuk Skuad Persib
Upaya penanggulangan perlu diperkuat dengan langkah preventf untuk menghindari dampak krisis air yang berkepanjangan. Dan tentu upaya itu perlu melibatkan dukungan semua pihak.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, sejak Januari hingga 10 Oktober 2023, terdapat 287.288 Kepala Keluarga di 23 Kabupaten dan kota se Jawa Barat yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, untuk mengatasi krisis air, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan rekayasa cuaca atau membuat hujan buatan.
"Air bersih dari kita kepada yang membutuhkan, baik dari Kabupaten dan kota maupun provinsi. Karena provinsi melalui BPBD sudah mendistribusikan 12 juta liter air," katanya.
"Rekayasa cuaca, segala cara akan kita koordinasikan," Bey menambahkan.
Upaya dan penanggulangan bencana kekeringan yang mengancam krisis air bersih, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan menjadi tangung jawab bersama.
Lantas upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk turut berkontribusi dalam penanggulangan krisis air yang terjadi saat ini ?
Berikut 4 langkah upaya yang perlu dilakukan dalam menghadapi bencana kekeringan yang mengancam krisis air bersih.
Artikel Terkait
"Kejahatan Perang" di Jalur Gaza Masih Berlanjut, Iran Beri Peringatan Keras untuk Israel
Mahasiswa IPB University Melakukan Inovasi Ciptakan Sampo Kucing Shakura, Praktis Tanpa Bilas !
Tarif Promo Naik KCJB Resmi Rilis, Mulai Berlaku 18 Oktober 2023 di Semua Rute
HEBOH Beras Plastik Trending Ditengah Masyarakat , Begini Kata Pakar Teknologi Pangan IPB University !