VIEWJABAR - Sekolah Tani yang diselenggarakan Bakal Calon legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Abdurrohim dari PKS berlangsung di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor beberapa saat lalu.
Para petani yang mengikuti Sekolah Tani berjumlah 90 orang, berasal dari 5 desa diantaranya, desa Bantarsari, desa Bojong, desa Pasir Gaok, desa Bantarjaya dan desa Rancabungur.
Kegiatan sekolah tani ini disambut baik oleh para petani, dan sangat antusias mengikutinya, karena mendapatkan ilmu cara bertani yang baik, untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
Dan sekolah tani ini dilaksanakan bukan hanya kali ini saja, melainkan sudah dilakukan berkali - kali, dan secara khusus akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, dan secara umum diseluruh wilayah Indonesia.
Ketua Departemen Tani DPP PKS sekaligus Bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdurrohim mengatakan, bahwa sekolah tani PKS adalah program unggulan bidang tani nelayan, dalam rangka mencetak generasi unggul insan pertanian dan menguatkan kelembagaan petani.
Materi Sekolah Tani
Dalam memberikan materi sekolah tani, Abdurrohim menyampaikan terkait permasalahan pertanian secara Umum dan secara khusus yang dihadapi para petani. Dan secara khusus dirinya memberikan pelatihan tentang pembuatan pupuk hayati atau organik.
Diketahui, saat ini para petani kesulitan memperoleh pupuk, karena harganya semakin mahal, oleh karena itu, pelatihan cara membuat pupuk organik ini menjadi solusi untuk para petani bisa memiliki pupuk.
"Semoga ini menjadi solusi ditengah mahalnya harga pupuk yang sulit dijangkau oleh petani," Ujar Alumnus Departemen IPTP, Fakultas Peternakan IPB University Angkatan 40.
Bantuan Pupuk untuk petani
Dalam kegiatan Sekolah Tani juga, Abdurrohim memberikan bantuan berupa pupuk NPK cair untuk para petani yang menjadi peserta pelatihan sekolah tani.
Artikel Terkait
Jadwal Sholat hari ini Kota Bogor ! November 2023
Jadwal Sholat Hari ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Rabu 1 November 2023
UPDATE : Bogor Dikepung Bencana Pohon Tumbang, Tanah Longsor, Rumah Hancur Akibat Hujan Disertai Angin !
Hujan Deras Disertai Badai Landa Kabupaten Bogor, Sedikitnya 14 desa Terdampak dari 4 Kecamatan se-Kab. Bogor