Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan Hadiri Musrenbang , Usulan TPT Peringkat Pertama

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Senin, 26 Februari 2024 | 18:50 WIB
Gelar Musrenbang dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Garut (Istimewa)
Gelar Musrenbang dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Garut (Istimewa)

VIEWJABAR - Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Garut Kota, digelar di Aula Kecamatan, Senin 26 Februari 2024.

Gelara pelaksanaan Musrenbang dihadiri anggota DPRD Garut  Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan, BAPPEDA, Kepala UPT PUPR, UPT Perkim, Kapolsek, Danramil, Para Kepala Kelurahan, Kasi di tiap kelurahan, PKK, MUI, Tokoh Agama, LPM Karangtaruna, dan tamu undangan lainnya.

Pada PUsulan TPT Peringkat Pertama Dalam Musrenbang Kecamatan Garut Kota, yang Dihadiri Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan.

Baca Juga: Gempabumi Dengan Kekuatan 5,7 Magnitudo Terjadi di Bayah Banten, Daryono: Ungkap Hasil Analisa BMKG, Guncangan Terasa Hingga Jakarta Bogor & Bandung

GARUT, - Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Garut Kota, digelar di Aula Kecamatan, Senin (26/02/2024)

Hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan, jajaran BAPPEDA, Kepala UPT PUPR, UPT Perkim, Kapolsek, Danramil, Para Kepala Kelurahan, Kasi di tiap kelurahan, PKK, MUI, Tokoh Agama, LPM Karangtaruna, dan tamu undangan lainnya.

Pada pelaksaan Musrenbang itu, Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan menjadi salah satu narasumber dan memberikan tanggapan terhadap apa yang menjadi usulan.

Baca Juga: Siti Mufattahah Apresiasi Turnament Bola Voli Dandempom Cup Garut 2024

"Karena melihat kemandirian fiskal kita sangat terbatas, kita hanya 11 persen dengan kompleksitas permasalahan yang ada. Maka dari itu peserta musrenbang yang hadir bisa Bener-bener memastikan apa yang jadi prioritas pembangunan musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Garut Kota ini menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat," kata Yudha.


Ia mengatakan, kondisi ini memprihatinkan karena dari usulan yang ada dari 421 Desa 21 Kelurahan sekabupaten Garut itu peringkat pertama Tembok Penahan Tanah (TPT) dan ini tentu tidak ada kaitannya dengan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat apalagi Garut Kota.

Ia pun berharap, bahwa usulan-usulan tersebut lebih berpihak kepada masyarakat contohnya seperti begini, pembangunan Saptic tank komunal itu lebih penting karena banyak wilayah di kecamatan Garut Kota ini tidak punya saptic tank komunal.

Baca Juga: Perhatikan Pola Tidur, Wanita Uzur Usia Rentan Penyakit, Ini Fakta

“Itu salah satu contoh, karena kaitannya juga di Kabupaten Garut ini wilayah yang dinyatakan sanitasi wilayah baru 67 persen, jadi masih banyak wilayah yang belum dinyatakan sanitasi, kemudian juga akses air bersih baru 88 persen,” ucapnya.

Yudha menyebutkan, harapan dari musrenbang ini bisa fokus dalam konteks peningkatan kualitas kehidupan masyarakat adalah fokus seperti diakses air bersih, kemudian di peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, juga peningkatan kualitas lingkungan hidup itu sendiri.

“Kita ketahui Garut kota ini daerah permukiman sangat padat bahkan kelurahan kota kulon saja jumlah penduduk nya hampir sama dengan kecamatan mekarmukti dan Cihurip dengan luas wilayah yang sangat kecil melihat jumlah penduduk yang sangat padat tentu sanitasi yang sangat urgent,” cetusnya lagi.

Baca Juga: Inilah Tampolan Supermusic Superstar Intimate Session 2024, Ada Promo Loh, Simak di Sini

Menurutnya, karena dicelah fiskal  terbatas peserta musrenbang yang hadir ini harus bener-bener bisa menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat.

“Usulan yang ada benar-benar menunjukkan untuk kepentingan masyarakat Garut Kota pada umumnya,” tuturnya.***

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X