Empat Paslon Pilkada Sumedang Berkomitmen Jaga Warisan Kondusivitas Kontestasi

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Selasa, 24 September 2024 | 21:26 WIB
Empat Paslon Pilkada Sumedang 2024 saat mengikuti pengundian nomor urut dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Sumedang Senin 23 September 2024 (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)
Empat Paslon Pilkada Sumedang 2024 saat mengikuti pengundian nomor urut dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Sumedang Senin 23 September 2024 (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)

"Alhamdulillah dalam pengambilan nomor urut ini kami mendapat nomor 4 dan sesuai dengan keinginan istri kami masing-masing," ujarnya.

Hendrik juga menyebut, jika nomor 4 adalah keberuntungan bagi dia, sebab pada tahun 2014, nomor 4 pada saat itu banyak dicoblos.

Hendrik memaparkan, angka 4 merupakan simbol keseimbangan, Sumedang perlu keseimbangan dan negara pun perlu keseimbangan.

"Ada 4 pilar negara sebagai keseimbangan, ada Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan Undang-undang. Sumedang juga demikian, ada 4 pilar yang perlu menyeimbangkan," katanya.

Baca Juga: BKPRMI Sumedang Kenalkan Senam dan Belajar Tajwid Gembira Untuk Ustadz TKA/TPA

Empat pilar tersebut, lanjut Hendrik, yakni Rakyat Sumedang, Pemerintah Sumedang, Kerabat dari Keraton Sumedang dan Alim Ulama.

"Ini yang akan kami perjuangkan, dan tidak boleh ada salah satunya yang ditinggalkan, jika tertinggal salah satunya, maka Sumedang akan berjalan tidak seimbang," ungkapnya.

Sambutan paslon nomor urut 4 itu, dilanjutkan oleh Lucky, dimana ia mempertegas penuturan dari Hendrik Kurniawan, 4 pilar itu sebagai penyangga dan merupakan angka yang terbaik untuk pasangan ini.

"Jadi seperti yang kita ketahui bersama ketua KPU menandatangani diatas meja denga 4 kaki, begitu juga hadirin yang duduk dengan 4 kaki. Jadi, kalau 1,2,3 itu tak akan seimbang akan rengkod, oleh karena itu perlu yang keempat," ucapnya.

Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak 2024, Penjabat Gubernur Jawa Barat Lantik 5 Pjs Bupati, Ini Pesannya

Lebih jauh Lucky juga menyinggung bahwa Sumedang harus merubah motto Sumedang yaitu Insun Medal, tetapi harus ditambah dengan Insun Medal Insun Madangan.

"Karena Insun Medal Insun Medangan merupakan sebuah doa dan harapan yang mengandung filosofi Insun medal (saya lahir) insun medangan (Saya menerangi)," tutur Lucky.

Maka kita, tambah Lucky, lahir untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Sumedang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aam Permana S

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X