"Alhamdulillah dalam pengambilan nomor urut ini kami mendapat nomor 4 dan sesuai dengan keinginan istri kami masing-masing," ujarnya.
Hendrik juga menyebut, jika nomor 4 adalah keberuntungan bagi dia, sebab pada tahun 2014, nomor 4 pada saat itu banyak dicoblos.
Hendrik memaparkan, angka 4 merupakan simbol keseimbangan, Sumedang perlu keseimbangan dan negara pun perlu keseimbangan.
"Ada 4 pilar negara sebagai keseimbangan, ada Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan Undang-undang. Sumedang juga demikian, ada 4 pilar yang perlu menyeimbangkan," katanya.
Baca Juga: BKPRMI Sumedang Kenalkan Senam dan Belajar Tajwid Gembira Untuk Ustadz TKA/TPA
Empat pilar tersebut, lanjut Hendrik, yakni Rakyat Sumedang, Pemerintah Sumedang, Kerabat dari Keraton Sumedang dan Alim Ulama.
"Ini yang akan kami perjuangkan, dan tidak boleh ada salah satunya yang ditinggalkan, jika tertinggal salah satunya, maka Sumedang akan berjalan tidak seimbang," ungkapnya.
Sambutan paslon nomor urut 4 itu, dilanjutkan oleh Lucky, dimana ia mempertegas penuturan dari Hendrik Kurniawan, 4 pilar itu sebagai penyangga dan merupakan angka yang terbaik untuk pasangan ini.
"Jadi seperti yang kita ketahui bersama ketua KPU menandatangani diatas meja denga 4 kaki, begitu juga hadirin yang duduk dengan 4 kaki. Jadi, kalau 1,2,3 itu tak akan seimbang akan rengkod, oleh karena itu perlu yang keempat," ucapnya.
Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak 2024, Penjabat Gubernur Jawa Barat Lantik 5 Pjs Bupati, Ini Pesannya
Lebih jauh Lucky juga menyinggung bahwa Sumedang harus merubah motto Sumedang yaitu Insun Medal, tetapi harus ditambah dengan Insun Medal Insun Madangan.
"Karena Insun Medal Insun Medangan merupakan sebuah doa dan harapan yang mengandung filosofi Insun medal (saya lahir) insun medangan (Saya menerangi)," tutur Lucky.
Maka kita, tambah Lucky, lahir untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Sumedang.***
Artikel Terkait
Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Mengaku Puas Dengan Hasil Pengundian Nomor Urut Oleh KPU
KPU Sumedang Gelar Deklarasi Kampanye Damai dan Gaungkan Tagline Pilkada Madangan