VIEWJABAR - Komunitas UMKM Rumah Kami menyelenggarakan silaturahmi bertempat di Baso Iga Garut, Jl. Pembangunan, Sabtu 11 Maret 2023.
Pembina Komunitas UMKM Rumah Kami AKBP. Drs. Ade Najmulloh mengatakan, banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Kabupaten Garut yang belum memiliki ijin usaha dari pemerintah di era digitalisasi ini.
Karenanya para pelaku UMKM bergabung dalam wadah Komunitas UMKM Rumah Kami untuk pengembangan dan memajukan usaha mereka.
Baca Juga: Pemilu 2024 Ditunda Karena Putusan PN Jakpus ?, Ini Penjelasan Praktisi Hukum HN Suryana
"Diakui masih banyak UMKM di Garut yang belum mendapatkan legalitas usahanya. Diantara faktornya karena banyaknya UMKM yang berkembang di Garut, sehingga belum semuanya terlayani, meskipun pelaku ekonomi dapat melakukan melalui OSS karena sudah ada aplikasinya." Ucapnya.
Selain itu, karena keterbatasan para pelaku UMKM dalam segi IT, mereka masih membutuhkan pendamping. Namun, pembuatan legalitas melalui OSS gratis.
“Kami menyarankan agar dinas terkait, bisa merekrut para ketua UMKM untuk membantu anggotanya dalam pembuatan legalitas produknya,” ujarnya.
Baca Juga: Bersihkan Rahim, Dengan Memakan 6 Makanan Ini, Simak Apa Saja?
Ade menyebutkan, Kontribusi UMKM terhadap pemerintah sangat besar, terbukti pada masa pandemi COVID-19, UMKM tetap bertahan dan menjadi penopang perekonomian Negara.
“UMKM dapat menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran, kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, serta pemerataan pendapatan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang pendapatannya perkapita masih rendah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua UMKM Rumah Kami, Dadang Budiwan,ST, menuturkan, Dalam pengembangan bisnis UMKM, Strategi yang akan dilakukan oleh Rumah Kami. yakni, Membangun legalitas para UMKM seperti NIB, PIRT, Sertifikat Halal, dan Hak atas Kekayaan Intelektual atau HAKI.
Baca Juga: 6 Manfaat Arang Aktif Ini Jarang Banyak Diketahui, Simak Apa Saja?
Kemudian membangun SDM agar mereka terus meningkat dan menaikkan kelasnya. Selain itu UMKM juga membangun promosi yang lebih baik. Ia mengakui, bahwa tantangan dalam pengembangan bisnis UMKM sangat banyak, seperti dari sisi permodalan dan packaging.
“Kami optimis bahwa dengan membangun sumber daya manusia yang baik di Garut, Para UMKM bisa meningkat kelas, ke level yang lebih tinggi,”ujarnya.
Pihaknya berharap, Pemerintah Kabupaten Garut melakukan pemberdayaan di sumber daya yang ada. Selain itu, adaptasi yang dilakukan dalam pengembangan bisnis UMKM saat ini adalah dengan berubah ke arah online.
Artikel Terkait
Sebanyak 488 LSL di Cianjur Positif HIV/AIDS
Wajib Diketahui, Inilah Bahaya Sinar Matahari Bagi Kulit
Bukan Hanya Mudah Didapat, Ternyata Sinar Matahari Memiliki Banyak Manfaat, Simak Apa Saja?
Balapan Motor Di Rancaupas Kacau, Tim KOMODO Tasik Terjebak Di Rawa
Bola Volly SMANZA CUP 2023 Rangkaian HUT SMAN 1 Manonjaya Ke-36, Ciamis Kirimkan 1 Tim, Ini Alasannya
Truk Pengangkut Kabel Asal Jakarta Terguling ke Jurang
9 Manfaat Telur Ini Jarang Banyak yang Tahu, Simak Apa Saja?