Pihaknya akan terus mengawasi aparatnya yang tidak kurang dari 400 orang tersebar di berbagai kerukunan umat sebagai modal yang harus dipupuk, dijaga, dan diarahkan dengan betul-betul oleh seluruh umat beragama.
Hadir dalam upacara tersebut, jajaran pejabat Kemenag Garut, para Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, guru-guru dan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) serta tamu undangan lainnya.
Seusai upacara dilanjutkan acara Riung Mungpulung Hari Amal Bhakti dengan ditandai pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Garut, didampingi Kepala Kantor Kemenag Garut, beserta tokoh-tokoh agama di Kabupaten Garut, di gedung Pendopo. (Alle M Rizky) ***