VIEWJABAR - Empat terdakwa kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,196 ton di Pangandaran divonis hukuman mati oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
Sidang vonis itu dibacakan hakim di PN Bandung, Selasa (13/12/22). Vonis tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa yang menuntut pidana hukuman mati.
Adapun keempat terdakwa tersebut, yakni Hendra, Heri, Andri, dan Mahmud Daud yang merupakan WNA asal Iraq.
Baca Juga: Wabah Flu Terus Menyebar di Beijing China, Rumah Sakit Kewalahan Menerima Pasien
"Divonis mati empat-empatnya namun hakim tetap memberikan hak terdakwa untuk melakukan banding atau pikir-pikir," kata kuasa hukum para terdakwa, Ira Mambo.
Menurut Ira, para terdakwa ini menyatakan banding, sementara pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan menerima (hukuman mati).
"Iya, Jaksa menerima hasil petusan, kalau para klien kami (terdakwa) menyatakan banding," katanya.
Baca Juga: Data Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur Banyak yang Tidak Sesuai, BPBD Cianjur Lakukan Hal ini
Disinggung kaitan dengan empat terdakwa yang dinilai sebagai sindikat narkotika di Indonesia, lanjut Ira, justru berbeda pandangan, menurutnya ke-empat terdakwa ini adalah korban.
"Klien kami dianggap korban sindikat narkotika di Indonesia dan dinilai tak layak dikenakan pidana hukuman mati, karena mereka justru korban," imbuhnya.
Sekedar informasi, ke-empat terdakwa tersebut merupakan korban dari jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan oleh seseorang yang kerap disebut dipersidangan.
"Jangan dilupakan bahwa segala tindakan Hendra Mulyana atas arahan dari Rais yang DPO dan diduga warga negara timur tengah," ungkapnya.
Baca Juga: Getaran Gempa Susulan Terus Guncang Karangasem Bali, Magnitudo 4,6 Pukul 18:23:47 WIB
Selain itu, Ira menjelaskan, barang bukti yang ada di persidangan bukanlah milik para terdakwa, artinya mereka (para terdakwa), tidak membeli dan juga tidak menjual.
Artikel Terkait
Bawaslu Garut Ajak Wartawan Sosialisasi Pengawasan Berita Bohong
Karangasem Bali Diguncang Gempa 4,8 Magnitudo Pukul 16:54:41 WIB, Terasa ke Denpasar dan Lombok
Anggota DPRD Jabar, Ali Rasyid Minta Pj Walikota Tasikmalaya dan Kapolres Tertibkan Galian Ilegal
Getaran Gempa Susulan Guncang Karangasem Bali 5,2 Magnitudo Pukul 17:38:24 WIB
Getaran Gempa Susulan Terus Guncang Karangasem Bali, Magnitudo 4,6 Pukul 18:23:47 WIB
Data Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur Banyak yang Tidak Sesuai, BPBD Cianjur Lakukan Hal ini
Wabah Flu Terus Menyebar di Beijing China, Rumah Sakit Kewalahan Menerima Pasien
Peluang Usaha Anti Bangkrut, Hanya 3 Bungkus Pop Ice Jadi 50 Es Lilin, Simak Cara Membuat