VIEWJABAR - Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Jabar saat ini mulai mengalami kenaikan. Namun, kenaikan yang terjadi saat ini tidak terlalu signifikan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Jabar, Iendra Sofyan mengaku meski harga sejumlah kepokmas mengalami kenaikan tetapi ketersediaannya dipastikan aman.
Baca Juga: Polri Gelar Operasi Lilin 2022 Selama 11 Hari, Ini Waktu dan Sasarannya
"Ada dinamika naik turun (harga kepokmas) tapi tidak terlalu besar seperti di beberapa komoditas kemarin terakhir di telur (ayam)," kata Iendra, Jumat (16/12).
Ia mengaku dinamika kenaikan harga kepokmas ini memang sudah diperkirakan. Seperti, komoditas daging sapi dan ayam yang sering digunakan dalam moment Nataru.
"Ini juga insyaallah baik daging ayam maupun sapi, itu akan tersedia, stok aman," lanjutnya.
Baca Juga: Siang Bolong, Rumah Di Pemukiman Padat Penduduk Di Kebonjati Kota Sukabumi Kebakaran
Meski begitu, Iendra meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dalam membeli kepokmas di momen Nataru ini.
"Jadi intinya secara umum untuk ketersediaan bahan pokok itu insyaallah terjamin, yang kedua terkait dengan harga meskipun ada beberapa komoditas naik turun tapi itu tidak signifikan dan masih terkendali dalam konteks tidak signifikan," sambungnya.
Baca Juga: Kabupaten Garut Menerima Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat
Berdasarkan data dari Disperidag per tanggal 1 sampai 14 Desember 2022, sejumlah kepokmas di seluruh pasar di Jabar mengalami peningkatan harga meskipun tidak terlalu signifikan.
Adapun beras beras mengalami kenaikan harga dari Rp11.300 kini menjadi Rp11.554 per kilogram (kg), jagung dari harga Rp11.000 menjadi Rp10.727 per kg, kedelai dari Rp14.917 menjadi Rp15.231 per kg.
"Kemudian, bawang merah dari Rp 30.916 menjadi Rp31.692 per kg, bawang putih dari Rp25.167 menjadi Rp25.923 per kg, cabai besar (merah) dari Rp39.500 menjadi Rp40.077 per kg, cabai rawit dari Rp41.500 menjadi Rp46.308 per kg," ungkapnya.
Baca Juga: Mengenal Dine Mutiara Aziz, CEO Rumah Sakit AMC Cileunyi, Calon Istri Syahrul Gunawan
Artikel Terkait
Gak Sempet Ngopi, Tapi Ngantuk, Coba Lakukan Cara Sederhana Ini, Kantuk Pasti Hilang
Baru Saja Getaran Gempa Morosi Sulawesi Tenggara Magnitudo 3,1Terasa Konawe Selatan
Kurangi Makanan ini, Karena Bisa Menjadi Penyebab Batuk Pilek, Apa Saja Itu, Adakah Makanan Kesukaanmu?
Mengenal Putri Bajrakitiyabha, Anak Tertua Raja Thailand, yang Bikin Ribuan Rakyatnya Menangis
Mengenal Dine Mutiara Aziz, CEO Rumah Sakit AMC Cileunyi, Calon Istri Syahrul Gunawan
Kabupaten Garut Menerima Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat
Polri Gelar Operasi Lilin 2022 Selama 11 Hari, Ini Waktu dan Sasarannya
Siang Bolong, Rumah Di Pemukiman Padat Penduduk Di Kebonjati Kota Sukabumi Kebakaran