Sekda Garut Lakukan Sidak Harga Pangan di Pasar Guntur Ciawitali

photo author
Lina Herlina, View Jabar
- Rabu, 21 Desember 2022 | 18:42 WIB
Sekda Garut, Nurdin Yana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait harga komoditi pangan dalam rangka pengendalian inflasi yang dilaksanakan di Pasar Induk Ciawitali Garut, Rabu 21 Desember 2022.  (Viewjabar/Alle M Rizki)
Sekda Garut, Nurdin Yana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait harga komoditi pangan dalam rangka pengendalian inflasi yang dilaksanakan di Pasar Induk Ciawitali Garut, Rabu 21 Desember 2022. (Viewjabar/Alle M Rizki)

VIEWJABAR - Menjelang berakhirnya tahun 2022, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait harga komoditi pangan dalam rangka pengendalian inflasi yang dilaksanakan di Pasar Induk Ciawitali Garut, Rabu 21 Desember 2022.

Sekda didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, Kabag Ekonomi Ida Nurfarida, Kabid Perdagangan Disperindag dan ESDM, Heri Gunawan Saputra, dan Kepala UPTD Pasar Guntur, Husenudin, melakukan peninjauan dan berbincang langsung dengan sejumlah pedagang beras, kelontong, rempah-rempah, sayuran, buah-buahan, daging, dan lainnya.

Baca Juga: Dirawat di RSPAD, Kabar Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia Beredar di Media Sosial

Sekda mengungkapkan, sidak kali ini bertujuan untuk meninjau bagaimana fluktuasi harga dan melihat secara langsung bagaimana kondisi harga di pasaran.

Berdasarkan pantauan dilapangan, Nurdin menyampaikan terdapat kenaikan dan penurunan harga.

Baca Juga: Cara Membuat Es krim Tanpa Mixer dan Kulkas, Hasilnya Tetap Lembut dan Enak

"Ini kenyataannya kita temui di lapangan, sebenarnya apa yang naik kemudian apa yang turun. Kita lihat ada beberapa komoditas harganya naik. Jadi hasil pantauan dilapangan, harga ada yang naik dan ada yang turun. Besaranya pun bervariasi, relatif, ucap Sekda.

Baca Juga: Messi Mendekap Trofi Piala Dunia 2022 Hingga ke Tempat Tidur

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah memiliki rencana terkait beberapa treatment yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah seperti subsidi untuk beberapa komoditi.
Selain itu, Pemerintah daerah juga telah berinisiasi untuk mengajak masyarakat melakukan penanaman tanaman cepat panen.

"Dinas Pertanian akan menggagas terkait program yang akan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), di mana pihaknya akan segera melakukan pendekatan terhadap kepala desa ataupun Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. (Alle M Rizky)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X