VIEWJABAR - ZA (37) warga Tawang, Kota Tasikmalaya, kini mendekam di tahanan Poles Ciamis.
Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis meringkus ZA di tempat persembunyiannya di sebuah tempat di Tasikmalaya beberapa waktu lalu.
Pria asal Tasikmalaya ini ditangkap usai melakukan pencurian dengan pengrusakan di wilayah Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Ciamis.
Dari hasil pengembangan penyelidikan, terungkap ternyata ZA telah belasan kali melakukan aksi serupa di berbagai tempat, baik di Ciamis maupun di Tasikmalaya.
Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., mengatakan, tersangka melancarkan aksi seorang diri dengan cara merusak kunci dan gembok rumah.
ZA sendiri merupakan residivis tindak pidana serupa.
"Tersangka merupakan spesialis pencurian dengan merusak gembok dan kunci rumah. Barang elektronik menjadi sasaran utama dalam aksi yang dilakukannya," kata Kapolres Ciamis didampingi Wakapolres Ciamis Kompol Apri Rahman, SE., Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Muhammad Firmansyah, S.I.K., dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB, Kamis 29 Desember 2022.
Ditambahkannya, tersangka melancarkan aksinya pada malam hari.
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka ZA di antaranya 1 unit CPU, 1 unit Powerbank, 1 unit Handphone, dan 2 buah carger handphone.
Terungkap, tersangka melancarkan aksi kejahatannya sudah berulang-ulang.
Baca Juga: Sebaiknya Bunda Tahu, Ini 5 Gejala Stroke pada Wanita, Waspadalah
Total sebanyak 16 unit handphone didapat tersangka selama melakukan tindak pidana pencurian dengan pengrusakan.
Artikel Terkait
Peluang Usaha Baru, Budidaya Tauge di Rumah Menggunakan Botol Bekas Aqua, 3 Hari Panen
Sebaiknya Bunda Tahu, Ini 5 Gejala Stroke pada Wanita, Waspadalah
Kondisi Terkini Indra Bekti, Melly Goeslow: Alfatihah untuk Indra
Pak Ogah Si Unyil Meninggal Dunia di Rumahnya di Bekasi, Alami Penyumbatan Otak, Begini Kondisinya Saat Sakit
Bacaleg Bidik Kesejahteraan UMKM jadi Prioritas, Asep Suparman: Saya Bertanggung Jawab dan Terpanggil
Akibat Perang, Jutaan Warga Ukraina Terpencar di Puluhan Negara, 200 Orang di Antaranya Jadi Pekerja di Jepang