VIEWJABAR - Wilayah Maluku diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 7.0 pada pukul 13.06 WIB.
Sesuai dengan penelitian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa Maluku terjadi akibat deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku.
Setelah gempa bumi dengan magnitudo 7.0, wilayah Maluku diguncang gempa bumi susulan sampai 19 kali, hal ini dijelaskan oleh BMKG.
Baca Juga: Ketum Golkar, Airlangga Hartarto Nyatakan Ridwan Kamil Penuhi Kriteria yang Dibutuhkan Partai Golkar
Gempa bumi Maluku dengan magnitudo 7.0 tersebut terjadi di selatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Maluku Sulawesi Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hasil monitoring terhadap jumlah gempa susulan tercatat terjadi sampai 19 kali.
Pengamatan yang dilakukan pihak BMKG terhadap gempa bumi susulan setelah gempa tektonik dengan magnitudo 7.0 mengguncang laut Maluku sampai pukul 17.50 WITA.
"Semua gempa susulan tersebut tidak dirasakan," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Edward Henrry Mengko di Manado dilansir dari ANTARA Rabu 18 Januari 2023.
Menurut Edward Henrry Mangko gempa bumi terjadi karena ada batuan yang patah di lokasi pusat gempa.
Patahnya batuan tersebut kata Edward Henrry Mangko karena ada energi yang terakumulasi akibat pergeseran lempengan di pusat gempa bumi Maluku tersebut.
Baca Juga: Paus Sperma yang Dijuluki Yodo-chan Dan Mati di Teluk Osaka Jepang, Akan Ditenggelamkan
Titik pertemuan antara lempeng yang bergerak dan lempeng diam, lama kelamaan akan terjadi penumpukan energi dan menyebabkan ada batuan yang pecah atau patah.
"Kenapa harus ada gempa susulan setelah gempa besar, karena untuk batuan di sekitar mencapai kestabilan agar tidak patah lagi," kata Edward Henrry Mangko.
Artikel Terkait
Gempa Pagi Ini Getarkan Sumatera, BMKG Sebut Bonebolango Gorontalo, Rabu 18 Januari 2023 Magnitudo 6,3
Ternyata, Daun Lengkuas Ampuh Mencegah Kanker dan Tumor, Ini Manfaat Daun Lengkuas yang Jarang Diketahui
Baru Saja Gempa Getarkan Sulawesi Utara BMKG Sebut Melonguane, Rabu 18 Januari 2023 Magnitudo 7,1
Paus Sperma yang Dijuluki Yodo-chan Dan Mati di Teluk Osaka Jepang, Akan Ditenggelamkan
Pemkab Garut Sosialisasikan Pilkades Serentak
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Resmi Gabung Partai Golkar, Ini Posisi RK di Partai Pimpinan Erlangga Hartarto
Ketum Golkar, Airlangga Hartarto Nyatakan Ridwan Kamil Penuhi Kriteria yang Dibutuhkan Partai Golkar