Tak Biasa Pisah Sambut Kepala SMAN 7 Saat Indonesia Raya Dikumandangkan, Ini Faktanya

photo author
Budi SK, View Jabar
- Selasa, 7 Februari 2023 | 15:53 WIB
Muspika Kecamatan Kawalu difoto bersama usai acara pisah sambut Kepala SMAN 7 Kota Tasikmalaya dari pejabat lama,  Dr. Elin Yuliani M.Pd (ketiga dari kiri)ke pejabat baru, Drs. Dadan Ahmad Sofyan, M.Pd  (kedua dari kanan) (Budi SK/ViewJabar.com)
Muspika Kecamatan Kawalu difoto bersama usai acara pisah sambut Kepala SMAN 7 Kota Tasikmalaya dari pejabat lama, Dr. Elin Yuliani M.Pd (ketiga dari kiri)ke pejabat baru, Drs. Dadan Ahmad Sofyan, M.Pd (kedua dari kanan) (Budi SK/ViewJabar.com)

VIEWJABAR - Ada hal yang tak biasa ketika mengumandangkan lagu Indonesia Raya di acara pisah sambut Kepala SMAN 7 Kota Tasikmalaya yang lama ke pejabat baru.

Sebagai tanda penghormatan ketika lagu Indonesia Raya akan dikumandangkan, MC meminta hadirin yang hadir  di acara pisah sambut Kepala SMAN 7 untuk berdiri.

Tentunya itu bukan hal aneh, akan tetapi lain halnya jika angggota Kapolsek Kawalu yang hadir, mengingatkan salah seorang tamu yang masih tetap duduk untuk ikut berdiri ketika Indonesia Raya dikumandangkan.

Baca Juga: Kado Istimewa Pisah Sambut Kepala Sekolah SMAN 7 Kota Tasikmalaya, Rahma Shiva Duta Seni Indonesia

"Punten kang berdiri Indonesia Raya bade dikumandangkeun," kata anggota Kapolsek Kawalu yang tidak sempat ditanya pada acara pisah sambut Kepala SMAN 7, di Kota Tasikmalaya Selasa 7 Februari 2023.

Sementara itu, pada sambutannya Kepala SMAN 7 yang lama, Dr. Elin Yuliani M.Pd menyendir, banyak guru yang kena semprot terkait absensi.

Bahkan hal lain yang kadang membuatnya merasa jengkel, kesal dan terheran heran dengan prilaku  serta sikap para guru yang aneh aneh.

Baca Juga: Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Banten, Guncangan Gempa Getarkan Muara Binaungeun Hari Ini, Magnitudo 5,2 KM

"Ada guru yang sudah sampai di rumah lupa absen terus chat WhatsApp ke saya, bahkan ada yang absen tapi fotonya bisa orang lain," kata Elin tanpa ragu dan sungkan menyebut nama guru yang dimaksud.

Bahkan Elin mengatakan, pihaknya dalam melakukan pembangunan infrastruktur sekolah banyak hutang yang harus dibayar.

"Ketika ada uang, yang menjadi prioritas saya adalah membayar hutang ke sana kemari dan alhamdulilah beres semua," ucapnya.

Baca Juga: Pisah Sambut Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Tasikmalaya Dimeriahkan Iringan Angklung Kontemporer

Yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah) sekarang adalah, lanjut Elin, akan menghadapi suasana seperti itu yaitu tingkah guru guru yang aneh.

"Itulah keadaan yang ada dan pasti apa yang dirasakan saya, akan dirasakan pula oleh pak Dadan," cetusnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X