Investasi swasta, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), diperkirakan juga tetap terjaga.
KSSK optimistis aktivitas ekonomi pada sektor manufaktur, konstruksi, dan perdagangan akan tetap terjaga. “Terutama dilihat dari peningkatan nilai tambah untuk hilirisasi dan hasil produksi,” tutur Menkeu.
Sri Mulyani juga menyoroti sektor ekspor Indonesia yang diperkirakan meningkat, terutama ekspor produksi manufaktur dan pertambangan.
Negara mitra dagang utama untuk sektor ini ialah China dan India. Meski perekonomian China masih lemah, pertumbuhan ekonomi India relatif tinggi.
"Kita diuntungkan bahwa India memiliki pertumbuhan ekonomi yang sehat dan relatif tinggi," ujarnya.***
Artikel Terkait
Awal Pekan Kurs Rupiah Menguat 20 Poin Terhadap Dolar AS Pada Sesi Penutupan Transaksi, Ini Beberapa Penyebabnya
Harga Beras Naik di Tingkat Penggilingan, Grosir dan Eceran, Ternyata Ini Salah Satu Penyebabnya Menurut BPS
Koperasi Didorong Lebih Banyak Bergerak di Sektor Riil dan Produktif, Ini Tujuannya Menurut KemenKopUKM
Gerakan Pangan Murah Untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Bapanas: Diharapkan Bisa Kendalikan Inflasi
Kota Bandung Miliki Daya Tarik Investasi, Berikut 10 Sektor yang Dinilai Potensial