Utusan Jepang Kunjungi Sumedang Terkait Ekspor Mangga Gedong Gincu dan Ubi Cilembu

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 15:33 WIB
Pj Bupati Sumedang menerima utusan dari Parlemen Jepang dalam rangka rencana ekspor mangga Gedong Gincu pada bulan Oktober, di Gedung Negara Sumedang pada Jumat 16 Agustus 2024 (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)
Pj Bupati Sumedang menerima utusan dari Parlemen Jepang dalam rangka rencana ekspor mangga Gedong Gincu pada bulan Oktober, di Gedung Negara Sumedang pada Jumat 16 Agustus 2024 (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)

Dikatakan Pj Bupati Sumedang, Ia akan kirim mangga ke Jepang, dan Jepang juga akan mengirim ke Sumedang, Jeruk Jepang. Tentunya, jika ini sampai bisa kita lakukan pertama kali, intro poin bagi Kabupaten Sumedang untuk bisa diterima di dunia internasional.

Baca Juga: Dinsos Sumedang Gelar Perlombaan Khas Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79

"Karena intro poin pintu masuknya ekspor ke Jepang itu, punya kualitas. Negara lain sudah tidak usah lagi meragukan dan itu sudah sampaikan kepada pihak jepang," ungkapnya.

Lebih jauh, Pj Bupati menerangkan, pertama Sumedang akan ekspor 400 ton dan itu sudah siap 545 ton. Mungkin dengan persiapan 545 ton itu disortir, karena ada permintaan dari Jepang.

"Tadi katanya minta satu kg itu 4 butir jadi jangan terlalu kecil- kecil, minta satunya itu 250 gram. kemudian warnanya juga minta warna merah dan besarannya itu 15 cm," katanya.

Dan ternyata, lanjut Yudia, kita itu harus mampu bersaing, karena ke Jepang yang kirim, itu bukan dari Sumedang saja dan itu sudah ada di negara lain. Tentunya bisa diperbandingkan, maka perlu dibicarakan dengan petani-petani di Sumedang supaya tradisi yang selama ini supaya agak sedikit diubah.

Baca Juga: Bulan Dana PMI Kota Bandung Tahun 2024 Dicanangkan, Berlangsung 3 Bulan, Targetkan Raih Dana Rp1,8 Miliar

"Bagaimana supaya ini besar, berarti itu kan dipotongin bunganya, tidak alamiah dibiarkan berbunga. Diatur sehingga besaran buah itu bisa diatur, bahkan tadi diberikan informasi dari orang Jepang katanya kalau ingin manis, warna bagus kemudian besar itu dia itu harus punya pupuk organik," tuturnya.

Yudia juga berpesan kepada para petani, untuk menjadikan para petani di Sumedang ini sebagai harapan. Bahwa selama ini mungkin hanya bisa mengenal domestik atau nasional, mari kita mulai dengan dunia internasional tentunya kalau kita ekspor itu, nilai dan harganya akan meningkat kualitasnya.

"Sehingga kita terpacu untuk menjadikan Gedong Gincu Sumedang ini, berkualitas dan harganya cukup mahal. Kalau sudah diekspor dan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Sumedang," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X