WASPADA Kebablasan saat Minum Minuman Berenergi, Ini Dampaknya

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Jumat, 2 Februari 2024 | 14:05 WIB
Ilustrasi, hati hati meminum minuman berenergi karena dapat menggangu kesehatan (Pixabay)
Ilustrasi, hati hati meminum minuman berenergi karena dapat menggangu kesehatan (Pixabay)

VIEWJABAR - Hati hatilah jika memilih minuman yang dikonsumsi terlebih minuman berenergi karena akan berpengaruh pada kesehata.

Pada umumnya minuman energi menjadi pilihan untuk dikonsumsi jika badan terasa ada yang tak beres.

Dalam sebuah penelitian mengingatkanagar minuman berenergi tidak dijual kepada konsumen dari kalangan generasi muda.

Baca Juga: Ini Kabar Terbaru Penyanyi Celine Dion, Benarkah Penggemarnya Merindukan Aksi Panggung Sang Legendaris, Simak di Sini

Penelitian mengungkap bahwa siapapun yang mengonsumsi minuman energi secara berlebih akab berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh.

Disebutkan terlalu banyak mengonsumsi minuman berenergi disinyalir meningkatkan risiko mengidap masalah kesehatan.

Temuan riset itu dipublish BMJ Open, yang  melibatkan 53.266 pelajar di Norwegia. Para peneliti  kesehatan prihatin lantaran minuman berenergi cukup populer di kalangan anak muda.

Baca Juga: Massa Apdesi Ontrog Gedung DPR RI di Jakarta, Ricuh Berusaha Robohkan Tembok Pembatas

Padahal, minuman berenergi kurang disarankan untuk dikonsumsi anak muda. Pasalnya, jenis minuman ini dipercaya memiliki kandungan kafein dan gula yang tinggi.

Dikutip dari laman Nottingham Post dan PMJNews menyebutkan hasil penelitian diungkap minum satu hingga tiga minuman berenergi dalam sebulan dapat berimbas pada kualitas tidur yang buruk.

"Itu jika dibandingkan dengan kondisi orang yang tidak minum sama sekali," tulis penelitian tersebut di laman tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD: Dan Saya akan Melaporkan Saya Sudah Selesai di Kabinet, Resmi Mengundurkan dari Kabinet Jokowi

Bahkan penelitian pun menemukan bahwa pria yang meminum dua atau tiga minuman energi dalam sepekan memiliki kemungkinan 35 persen lebih besar untuk begadang.

"Sebanyak 52 persen dari kelompok pria tersebut cenderung tidur kurang dari enam jam," tuturnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X