Kisah Rahmasyifa Siswi SMAN 7 Kawalu Jadi Duta Seni Indonesia, Hal Ini Dialami

photo author
Budi SK, View Jabar
- Kamis, 23 Februari 2023 | 07:18 WIB
Rahmasyifa siswi SMAN 7 Kota Tasikmalaya (kiri) sesaat keberangkatannya ke Thailand menjadi Duta Seni Indonesia saat difoto bersama ibunya  (Budi SK/ViewJabar.com)
Rahmasyifa siswi SMAN 7 Kota Tasikmalaya (kiri) sesaat keberangkatannya ke Thailand menjadi Duta Seni Indonesia saat difoto bersama ibunya (Budi SK/ViewJabar.com)

VIEWJABAR - Masih ingat dengan sosok siswi SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya yang menjadi Duta Seni Indonesia di Thailand?

Dia adalah Rahmasyifa siswi kelas XI IPS 1 SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya berbagi pengalaman selama perjalanan ke Thailand.

Di benak siswi SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya ini tidak akan pernah terlupakan detik detik perjalanan menjadi Duta Seni Indonesia.

Baca Juga: Pengusaha Muda Asal Garut Siap Ramaikan Pilbup Garut 2024

Ada hal menggelikan saat melakukan translit di Malaysia selama 2 jam. Momen ini tidak akan pernah terlupakan di benak Rahmasyifa siswi kelas XI IPS 1 SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya.

Kenapa tidak, saat itu dirinya sedang berusaha mencari masjid untuk melaksanakan shalat, namun saat bertanya kepada warga Malaysia seperti kebingungan.

“Pada saat itu saya menggunakan bahasa Inggris menanyakan masjid, untuk melaksanakan shalat Ashar,” kata Rahmasyifa.

Baca Juga: Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Kamis 23 Februari 2023 Waktu Magrib 18:11 WIB

Anehnya, orang yang diajak bicara seperti kesulitan menunjukannya. Sehingga kesan yang timbul saat itu, tambahnya, di Malaysia tidak ada masjid.

Sementara itu tiba-tiba di Bangkok, Thailand beberapa hari dilakukan adaptasi dengan melakukan kunjungan ke tempat ibadah masyarakat.

“Tentu dengan mengikuti aturan yang diberlakukan pemerintah Thailand di sana,” ujarnya.

Baca Juga: Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Kamis 23 Februari 2023, Magrib 18:14 WIB

Kemudian setelah tiga hari beradaptasi dengan suasana Bangkok, dirinya bersama rekan yang lain melakukan persiapan penampilan.

Akan tetapi, ditambah lagi, bagi duta duta seni yang belum mendapat giliran tidak hanya sebatas melihat di kursi penonton atau melihat pertunjukan.

“Semua bekerja dan memiliki tugas yang berbeda-beda, seperti mengambil gambar, sound system, membantu pasang aksesoris dan lain-lain,” ucapnya.

Baca Juga: Rektor Institut Teknologi Garut Resmi Lantik Pengurus BEM ITG

Itu semua berlaku bagi para duta Indonesia yang belum atau sudah performance. Apalagi menambahkan, di sana pun bisa bertemu dengan banyak perwakilan dari berbagai negara.

Seperti dari Laos, Kamboja, Meksiko, Italia serta Israel dan negara ngara lainnya. Sedangkan tari yang ditampilkan Indonesia adalah tari jaipong Warakstaya dengan jumlah 6 orang.

Kemudian tari piring berjumlah 5 orang dan tari jaipong geboy berjumlah 9 orang.

Baca Juga: Kapolres Tasikmalaya, Menambal Jalan Yang Berlubang Untuk Keselamatan Pengendara

"Jadi diurut urut ada tari waraksatya, tari piring, tari geboy. Dan tari geboy, tari waraksatya, tari piring begitupun selanjutnya," kata Rahma.

Untuk penampilannya sendiri, imbuh Rahma adalah tari jaipong geboy serta fashion show kostum internasional.

"Saya tampil hanya di situ tari jaipong geboy dan fashion show kostum internasional," cetusnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi SK

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X