VIEWJABAR - Masih ingat dengan sosok siswi SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya yang menjadi Duta Seni Indonesia di Thailand?
Dia adalah Rahmasyifa siswi kelas XI IPS 1 SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya berbagi pengalaman selama perjalanan ke Thailand.
Di benak siswi SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya ini tidak akan pernah terlupakan detik detik perjalanan menjadi Duta Seni Indonesia.
Baca Juga: Pengusaha Muda Asal Garut Siap Ramaikan Pilbup Garut 2024
Ada hal menggelikan saat melakukan translit di Malaysia selama 2 jam. Momen ini tidak akan pernah terlupakan di benak Rahmasyifa siswi kelas XI IPS 1 SMAN 7 Kawalu Kota Tasikmalaya.
Kenapa tidak, saat itu dirinya sedang berusaha mencari masjid untuk melaksanakan shalat, namun saat bertanya kepada warga Malaysia seperti kebingungan.
“Pada saat itu saya menggunakan bahasa Inggris menanyakan masjid, untuk melaksanakan shalat Ashar,” kata Rahmasyifa.
Baca Juga: Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Kamis 23 Februari 2023 Waktu Magrib 18:11 WIB
Anehnya, orang yang diajak bicara seperti kesulitan menunjukannya. Sehingga kesan yang timbul saat itu, tambahnya, di Malaysia tidak ada masjid.
Sementara itu tiba-tiba di Bangkok, Thailand beberapa hari dilakukan adaptasi dengan melakukan kunjungan ke tempat ibadah masyarakat.
“Tentu dengan mengikuti aturan yang diberlakukan pemerintah Thailand di sana,” ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Kamis 23 Februari 2023, Magrib 18:14 WIB
Kemudian setelah tiga hari beradaptasi dengan suasana Bangkok, dirinya bersama rekan yang lain melakukan persiapan penampilan.
Akan tetapi, ditambah lagi, bagi duta duta seni yang belum mendapat giliran tidak hanya sebatas melihat di kursi penonton atau melihat pertunjukan.
“Semua bekerja dan memiliki tugas yang berbeda-beda, seperti mengambil gambar, sound system, membantu pasang aksesoris dan lain-lain,” ucapnya.
Baca Juga: Rektor Institut Teknologi Garut Resmi Lantik Pengurus BEM ITG
Itu semua berlaku bagi para duta Indonesia yang belum atau sudah performance. Apalagi menambahkan, di sana pun bisa bertemu dengan banyak perwakilan dari berbagai negara.
Seperti dari Laos, Kamboja, Meksiko, Italia serta Israel dan negara ngara lainnya. Sedangkan tari yang ditampilkan Indonesia adalah tari jaipong Warakstaya dengan jumlah 6 orang.
Kemudian tari piring berjumlah 5 orang dan tari jaipong geboy berjumlah 9 orang.
Baca Juga: Kapolres Tasikmalaya, Menambal Jalan Yang Berlubang Untuk Keselamatan Pengendara
"Jadi diurut urut ada tari waraksatya, tari piring, tari geboy. Dan tari geboy, tari waraksatya, tari piring begitupun selanjutnya," kata Rahma.
Untuk penampilannya sendiri, imbuh Rahma adalah tari jaipong geboy serta fashion show kostum internasional.
"Saya tampil hanya di situ tari jaipong geboy dan fashion show kostum internasional," cetusnya.***
Artikel Terkait
Pelaku Penganiayaan Terhadap Seorang Perempuan asal Desa Sukamulya Ditangkap
Polsek Cigalontang Ikut Berperan Aktip dalam Menjaga Keselamatan Lalu Lintas
Kapolres Tasikmalaya, Menambal Jalan Yang Berlubang Untuk Keselamatan Pengendara
Rektor Institut Teknologi Garut Resmi Lantik Pengurus BEM ITG
Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Kamis 23 Februari 2023, Magrib 18:14 WIB
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Kamis 23 Februari 2023 Waktu Magrib 18:11 WIB
Pengusaha Muda Asal Garut Siap Ramaikan Pilbup Garut 2024