VIEWJABAR - Stunting merupakan kondisi ketika pertumbuhan tinggi anak yang tidak sesuai dengan tinggi badan normal usianya akibat kekurangan nutrisi. Anak-anak yang mengalami kondisi stunting memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya.
Memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan usianya menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh seorang Ibu.
Tentunya Dengan memantau tumbuh kembang anak, dimana seorang Ibu bisa mencegah berbagai gangguan yang bisa dialami oleh anak, salah satunya stunting
Hal ini perlu dihindari untuk mencegah gangguan kesehatan kedepannya, tidak ada salahnya seorang Ibu mengetahui ciri-ciri stunting pada anak serta cara pencegahannya.
Ciri-Ciri Stunting Pada Anak
Untuk itu, ibu perlu mengetahui beberapa ciri-ciri stunting pada anak agar kondisi ini dapat dicegah dengan baik. Nah, berikut ini ciri-ciri stunting pada anak.
- Tinggi dan berat badan lebih kecil dibandingkan dengan anak seusianya.
- Anak rentan mengalami gangguan pada tulang.
- Mengalami gangguan tumbuh kembang.
- Rentan mengalami gangguan kesehatan.
- Terlihat lemas terus menerus.
- Kurang aktif.
Pastikan juga Ibu melakukan pemeriksaan kesehatan anak setiap 1 hingga 2 bulan sekali. Saat pemeriksaan berlangsung, tim medis juga akan mencari tahu perkembangan berat dan tinggi badan anak secara berkala.
Cara Mencegah Stunting Pada Anak
1. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi
Memenuhi kebutuhan nutrisi anak sudah harus dilakukan sejak anak di dalam kandungan, lakukan pola makan sehat selama ibu menjalani kehamilan dan hindari kebiasaan merokok atau mengonsumsi alkohol.
Saat anak dilahirkan, ibu bisa memberikan ASI selama enam bulan pertamanya. Selanjutnya, pastikan ibu memberikan MPASI yang mengandung nutrisi baik untuk kesehatan anak.
2. Pastikan Kebersihan Terjaga
Selain memenuhi nutrisi, pastikan ibu menjaga kebersihan lingkungan bermain dan tinggal anak. Jangan lupa mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan.
3. Perhatikan Pola Makan Anak
Stunting juga bisa dipengaruhi oleh masalah pola makan anak. Pastikan ibu memberikan anak makan dengan cara yang tepat. Dengan begitu, anak bisa memiliki perilaku makan yang baik sehingga kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik.***
Artikel Terkait
Keterlaluan! Camat Dianggap Petugas Kebersihan, Alun Alun Singaparna Berserakan Sampah, Ini Ceritanya
Makna Dibalik Isro Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Warga Ambarayah Tasikmalaya Kuatkan Rasa Sosial
Jen Tersangka Pemotong Alat Kelamin Anaknya Berulah di Sel, Rekan Sesama Tahanan Miris, Ini Faktanya
Pelaku Perampokan Mini Market Berhasil Diciduk, Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Gondol Duit Rp750 000 serta
BPBD Kabupaten Lebak Menghimbau Masyarakat Untuk Mewaspadai Tingginya Gelombang di Selatan Banten
Buku Membuka Catatan Cakrawala, Senarai Susastra Galunggung SMAN 1 Cisayong Goresan Hidup
BMKG: Hujan Diperkirakan Akan Mengguyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia