Cara Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Hukumnya Menggabungkan Puasa Sunnah Rajab, Simak di Sini

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Senin, 15 Januari 2024 | 18:22 WIB
Ilustrasi, cara niat melaksanakan puasa qadha  Ramadhan dan sunnah di bulan Rajab (Pixabay)
Ilustrasi, cara niat melaksanakan puasa qadha Ramadhan dan sunnah di bulan Rajab (Pixabay)

"Aku niat puasa esok hari sebagai ganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Waspadai Kolesterol Jangan Anggap Enteng, Kenali Tanda Tandanya, Mungkin Ada di Sekujur Tubuh Anda

Puasa Ramadhan hukumnya wajib dan jika tidak terlaksana sebagian atau bolong-bolong, maka perlu melakukan puasa pengganti atau qadha di bulan lainnya.

Disebutkan, mereka yang meninggalkan puasa di bulan Ramadhan harus mengganti puasa wajib tersebut di luar bulan Ramadhan.

Mereka yang meng-qadha puasa Ramadhan pun wajib memasang niat puasa gantinya di malam hari. Hal itu ditandaskan  Mazhab Syafi’i.

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Senin 15 Januari 2024

Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’-nya menerangkan bahwa

"Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, 'Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.' Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits," (Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, [Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H], juz II).

Berikut yang diperkenankan untuk melaksanakan puas qadha Ramadan diantaranya orang yang tidak berpuasa Ramadhan karena alasan perjalanan (safar) jauh yang memenuhi syarat. Kemudian orang sakit yang tidak permanen (ada harapan sembuh).

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Senin 15 Januari 2024

Selanjutnya orang yang lupa niat pada malam harinya, orang yang memiliki penyakit ayan dan orang memang sengaja tidak berpuasa. Mereka wajib untuk mengganti puasa setelah Ramadhan berlalu.

Waktu untuk mengqadha puasa bagi mereka dimulai sejak tanggal dua Syawal sampai sebelum memasuki Ramadhan berikutnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X