BMKG : Musim Hujan Bergeser, Kemarau Panjang Masih Terus Berlanjut, 3 Faktor Ini Penyebab Berubahnya Cuaca !

photo author
Asof, View Jabar
- Senin, 16 Oktober 2023 | 17:56 WIB
BMKG memprediksi musim kemarau terus berlanjut dan musim hujan mengalami pergeseran waktu dipengaruhi 3 faktor  (Instangam @infobmkg)
BMKG memprediksi musim kemarau terus berlanjut dan musim hujan mengalami pergeseran waktu dipengaruhi 3 faktor (Instangam @infobmkg)

VIEWJABAR - Kemarau panjang masih akan terus berlanjut hingga bulan November 2023, itu artinya akan terjadi pergeseran musim hujan di seluruh wilayah Indonesia termasuk Jawa Barat.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Dwikorita mengatakan, musim kemarau masih akan terus berlangsung hingga November 2023, dan musim hujan mengalami pergeseran.

Pergeseran musim hujan menurut Dwikorita akibat dipengaruhi 3 faktor antara lain Peralihan Angin Mosum, Indeks El-Nino dan Indeks Indian Ocean Dipole (IOD).

Baca Juga: Kemarau Panjang Picu Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Lantas Langkah Apa Saja Yang Harus Kita Lakukan ?

"Ketiga faktor ini yang menyebabkan musim penghujan di Indonesia mengalami pergeseran," katanya.

Lebih jauh Dwikorita mengungkapkan terkait tiga faktor diatas, yang berpengaruh terhadap pergeseran musim hujan di Indonesia.

Pertama Angin Timuran (Monsum) Australia yang membawa udara kering masih berhembus ke Jawa Barat sampai bulan Oktober 2023.

Baca Juga: Jeda FIFA MAtchday, Bojan Hodak Gelar Latihan Gim Internal untuk Skuad Persib

Sementara angin baratan (Monsun) Asia yang membawa uap air diprediksi baru akan datang pada awal bulan Nopember 2023.

Kemudian yang kedua lanjut Dwikorita, kondisi El-Nino yang mempengaruhi Indonesia saat ini ada di posisi moderat diprediksi akan berlangsung hingga bulan Februari 2024.

Selanjutnya faktor yang ketiga dipengaruhi kondidi Indian Ocean Dipole masih berada di indeks positif hingga akhir tahun 2023.

Baca Juga: Bencana Kekeringan Landa 447.462 Wrga Krisis Air Bersih, Ini Prosedur Pengajuan Air Bersih ke BPBD Kab. Bogor

Oleh karena itu menurut Dwikorita, musim hujan di Jawa Barat diprediksi akan mundur 3 dasarian dari perkiraan awal sekitar akhir November hingga desember 2023.

Dan kemudian puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2024 yang akan datang. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X