UKF IPB University Kenalkan Teknik Identifikasi Burung Pemangsa di Desa Sukaharja, Kec Sukamakmur Kab. Bogor

photo author
Asof, View Jabar
- Kamis, 2 November 2023 | 16:40 WIB
UKF Mahasiswa IPB University foto bersama sesaat memperkenalkan teknik identifikasi brung pemangsa di desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu  (IPB University)
UKF Mahasiswa IPB University foto bersama sesaat memperkenalkan teknik identifikasi brung pemangsa di desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu (IPB University)


VIEWJABAR - Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB University melakukan kegiatan Social Conservation Program (SCP) di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

Kegiatan Social Conservation Program (SCP) ini berkolaborasi Uni Konservasi Fauna (UKF)  bersama Patriot Desa Sukaharja. 

Desa Sukaharja terpilih menjadi tempat dalam melaksanakan pendidikan konservasi kepada anak-anak dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Raharja Desa oleh UKF dalam kegiatan Sosial Conservation Program.

Baca Juga: Musibah Kebakaran Melanda Dua Rumah Semi Permanen di Kabupaten Cianjur, Api Berhasil Dipadamkan Damkar Cianjur

Bentuk Kegiatan Social Conservation Program (SCP)

UKP IPB University dalam Rangkaian kegiatan Sosial Conservation Program memberikan pendidikan konservasi kepada anak-anak di Taman Baca Al-Karomah tentang sampah dan kreasinya.

Selain itu, UKF IPB University bersama Kelompok Pemerhati Burung (KPB) mengenalkan tentang migrasi dan pelatihan teknik identifikasi burung pemangsa.

Kemudian diperkenalkan juga tentang pemantauan jalur terbang dan pengamatan migrasi burung bersama POKDARWIS di Gunung Pancaniti Desa Sukaharja.

Baca Juga: Sekolah Tani PKS, Mencetak Generasi Unggul Insan Pertanian dan Menguatkan Kelembagaan Petani

Salah satu anggota Patriot Desa Penempatan Desa Sukaharja, sebut saja namanya Soleh mengatakan, kolaburasi UKP dan Patriot Desa Sukaharja sangat baik, sehingga meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait pengelolaan sampah dan pengamatan satwa.

“Kolaborasi difocuskan pada Taman Baca Masyarakat (TBM) mengenai pendidikan lingkungan dan peningkatan kapasitas dalam menunjang pelaksanaan kegiatan wisata. Dan Kelompok Sadar Wisata Raharja dalam pengamatan satwa yang ada di lingkungan desa Sukaharja untuk menunjang wisata yang ada di desa”, ungkapnya.

Pengembangan potensi wisata di Desa Sukaharja Lanjut Soleh, diharapkan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Minuman Ini Ternyata Baik Bagi Kesehatan Tubuh, Lemon dan Jahe Cocok di Saat Cuaca Tak Menentu, Ini Fakta

Sementara, mahasiswa anggota UKF IPB University, Akbar mengatakan, semoga program kegiatan Social Conservation Program (SCP) membawa dampak yang positif Kelompok Sadar Wisata Raharja dan Taman Baca Masyarakat (TBM) desa Sukaharja.  

“Kita berharap Desa Sukaharja selain wisatanya bagus, ditunjang infrastruktur serta fasilitasnya yang kian  berkembang, tetapi juga harus tetap memperhatikan aspek-aspek mengenai keberlanjutan dari sumberdaya yang ada” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: IPB University

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X