VIEWJABAR - IPB University meraih prestasi Terbaik I dalam ajang Penganugerahan Indonesia's SDGs Action Awards 2023 pada kategori Perguruan Tinggi beberapa waktu lalu.
Penghargaan itu diterima IPB University dalam event yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Ballroom Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Jawa Tengah.
Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengucapkan rasa syukur atas prestasi ini. Penghargaan itu diraih sebagai bentuk kontribusi dan partisipasi segenap warga IPB University, mulai dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa yang telah bekerja kerja keras dalam mewujudkan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Baca Juga: PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara Diresmikan Presiden Jokowi, Berkapasitas 192 MWp untuk 50 Ribu Rumah
"IPB University akan terus berkomitmen dan memberikan kontribusi bagi percepatan pencapaian SDGs di Indonesia, sehingga kita saat ini menjalankan berbagai program yang berfokus pada impact," kata Prof Arif.
Kehadiran IPB University lanjut Prof Arif, harus memberikan impact, baik kepada masyarakat, kelestarian lingkungan maupun bagi pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.
Pihaknya berharap, agar IPB University semakin banyak berinovasi yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara Indonesia.
Baca Juga: Anggota DPRD Provinsi Jabar H Kusnadi Buka Suara Terkait Tumpukah Sampah di Bogor, Ini Sikapnya
Sementara, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Dr H Suharso Monoarfa mengatakan saat ini seluruh negara di dunia sedang menghadapi tantangan yang cukup besar, karena pencapaian SDGs masih relatif tendah.
Menurut Suharso, pada puncak SDGs Summit yang merupakan bagian dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada September lalu, Sekretaris Jenderal PBB menyampaikan bahwa seluruh target global SDGs hanya 15 persen saja yang tercapai.
"Oleh karena itu dibutuhkan 42 tahun lagi untuk mencapai SDGs bila tidak ada akselerasi atau inovasi untuk mempercepatnya. Namun capaian SDGs Indonesia bisa dikatakan lebih baik," ungkapnya.
Baca Juga: Jambore Desa Wisata 2023, Iwan Setiawan: Terus Berkreasi Berinovasi Budayakan Sikap Ramah Jaga Keindahan Desa
Pencapaian indikator SDGs Indonesia tutur Suharso, mencapai 62 persen dari total target yang dapat dievaluasi.
Maka dari itu, Indonesia dianggap paling progresif dalam pencapaian SDGs pada kategori negara dengan pendapatan menengah ke atas.
"Tentu masih banyak tantangan di sejumlah wilayah Indonesia baik dari sisi aspek sosial, ekonomi, lingkungan maupun tata kelola dalam situasi yang bergerak dinamis ini," tandasnya.***
Artikel Terkait
Resmikan Rakernas BKM, Jokowi Minta Jaga Masjid dari ancaman intoleransi, Ekstremisme dan politisasi Umat !
Dibalik Pencopotan Ketua MK oleh Majelis Kehormatan MK, Akhirnya Anwar Usman Angkat Bicara !
Inilah Efek Samping Jika Mengonsumsi Telur Berlebihan, Benarkah?
Imbang Hadapi Arema FC, Bojan Hodak Akui Adanya Dua Kesalahan di Lini Pertahanan Persib