VIEWJABAR - Jika anda tergolong penyuka makan telor, baik mentah atau telor matang batasilah untuk mengonsumsinya.
Para penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi telur cenderung mendapat asupan sehat dengan berbagai nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral.
Akan tetapi para penilti ini menyarankan saat mengonsumsi telur terlalu banyak dapat menimbulkan beberapa risiko bagi kesehatan terlebih jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Baca Juga: Dibalik Pencopotan Ketua MK oleh Majelis Kehormatan MK, Akhirnya Anwar Usman Angkat Bicara !
Dikutip laman Eat This Not That dan dari PMJNews menyebutkan sederet kemungkinan efek sampingnya jika menggonsumsi telur terlalu banyak dalam sehari.
Diantaranya tingkatkan kolesterol. Telur mengandung kolesterol dalam jumlah tinggi, yaitu 190 miligram dalam arti lebih dari 60 persen dari 300 miligram yang direkomendasikan sebagai batas harian oleh Pedoman Diet bagi Orang Amerika.
Hal itu banyak diperdebatan soal telur dapat meningkatkan kolesterol. Sjak tahun 2015, pedoman tersebut tidak lagi merekomendasikan batas tertentu. Hanya saja disarankan agar konsumsi kolesterol harus serendah mungkin.
Efek selanjutnya adalah tingkatkan resiko penyakit jantung, Para ahli sepakat, bahwa makan satu butir telur sehari tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sebuah penelitian besar pada setengah juta orang dewasa Cina mengungkapkan, satu butir telur benar-benar menurunkan terkena penyakit kardiovaskular.
Di sisi lain, mengonsumsi tiga atau empat telur setiap pagi bisa memberikan hasil yang berbeda.
Efek lainnya saat mengonsumsi telur melebih aturan akan timbulkan penambahan berat badan. Untuk berat badan yang optimal, tambahan bahan makanan sehat lainnya seperti bayam segar, paprika, atau irisan tomat.
Selain itu, kita bisa bereksperimen dengan mengonsumsi telur yang dimasak dengan lemak yang menyehatkan jantung seperti alpukat atau minyak zaitun.