NTT, ViewJabar.com Video yang memperlihatkan sejumlah siswa Pramuka asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangis karena terancam gagal mengikuti Jambore Nasional di Jakarta viral di media sosial.
Momen haru itu memicu gelombang simpati publik hingga akhirnya keberangkatan mereka dipastikan terlaksana.
Dalam video yang beredar, para peserta Pramuka tampak memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk, sambil menangis.
Mereka mengungkapkan keinginan besar untuk mengikuti Jambore Nasional yang sempat terancam batal akibat keterbatasan anggaran.
"Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami," ucap salah seorang peserta dalam video yang menyentuh hati warganet.
Sinun Petrus Manuk menjelaskan bahwa kontingen Kabupaten Ende sempat berada dalam ketidakpastian karena belum tersedianya biaya keberangkatan.
Padahal, para peserta tersebut merupakan siswa berprestasi yang berhasil meraih Juara 1 Debat Forum Penggalang tingkat Provinsi NTT.
Ia bahkan menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Ende agar memberikan perhatian terhadap nasib para peserta.
Artikel Terkait
Usai Ramai Disorot, dr Tamara Jasmine Sampaikan Permintaan Maaf dan Klarifikasi atas Komentar Soal Pasien BPJS
Polisi Bawa Pelaku Mutilasi ke Kali Licin, Anjing K9 Cari Potongan Kaki Korban