Untuk itu Kata Ali Rasyid masyarakat yang ingin terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilu 2024, harus memiliki stamina yang kuat dan dalam kondisi masih muda.
Baca Juga: Ali Rasyid Jelaskan Tujuan Lahirnya Perda Nomer 2 Tahun 2021 Kepada Masyarakat di Tasikmalaya
Karena pemilu 2024 nanti menjadi pemilu yang berat, makanya para orang tua jangan memaksakan untuk ikut terlibat dalam penyelenggaraan pemilu 2204 nanti.
Biarkan saja yang menjadi panitia pemungutan suara di lapangan para anak anak muda yang memiliki stamina bagus dan masih enerjik. Orang tua jangan memaksakan.
Kenapa demikian, kata Ali Rasyid berkaca pada pelaksanaan pemilu 2019 lalu, banyak petugas petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia akibat kelelahan.
Baca Juga: Hebat, Pemdes Pusparaja Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Bercocok Tanam, Ini yang Dilakukan
Apa yang terjadi pada pemilu 2019 lalu jangan sampai terulang pada pemilu 2024 nanti, untuk itu para petugas penyelenggara pemilu harus yang kondisinya masih muda dan energik.
Petugas penyelenggara pemilu atau disebut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) harus memiliki stamina yang kuat. Kana tugasnya akan semakin berat jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.
Baca Juga: Motor Berknalpot Bising Terus Diburu Polisi, Ratusan Motor Terjaring Razia
Pada pemilu 2019 lalu tercatat ada 894 petugas penyelenggara pemilu meninggal dunia dari 5.175 petugas di seluruh Indonesia yang mengalami sakit.
Padahal pada pemilu 2019 lalu tidak dilakukan secara serentak seperti Pemilu 2024 mendatang. Makanya Pemilu 2024 ini merupakan pemilu yang berat dan berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya.***