nasional

Eko Aripyanto : Pendidikan Formal di Indonesia, Lingkungan Keluarga, Masyarakat, Sekolah dan Media Massa

Senin, 26 Desember 2022 | 15:29 WIB
Pendidikan Informal di Indonesia (eko aripyanto/viewjabar)

VIEWJABAR - Jalur pendidikan di Indonesia dibagi menjadi tiga jenis, yaitu pendidikan formal, nonformal, dan informal (UU No. 20 tahun 2003 Pasal 13 ayat 1), pendidikan formal adalah pendidikan melalui lembaga-lembaga sekolah.

Kemudian, pendidikan nonformal adalah pendidikan di luar sekolah yang memiliki manfaat sebagaimana sekolah seperti pelatihan, pembinaan, kursus, dan sebagainya.

Selanjutnya, pendidikan informal adalah pendidikan yang berasal dari keluarga dan lingkungan.

Baca Juga: Hari Ini 18 Tahun Silam Tsunami Aceh Terjadi, 220000 Nyawa Tersapu Tsunami

Lingkungan Pendidikan Keluarga

Lingkungan keluarga adalah unit sosial terkecil, yang memiliki peran penting dalam pendidikan anak, proses indetifikasi dalam keluarga menjadikan seorang anak dapat mengenal keseluruhan anggota keluarganya, baik saudara terdekat maupun saudara jauh.

Seorang ayah yang berperan sebagai kepala keluarga dikenalnya melalui tindakan-tindakannya, demikian pun kegiatan ayah dalam pekerjaan sehari-hari memungkinkan terjadinya identifikasi (bentuk peniruan) oleh anak-anaknya.

Upaya peniruan yang pada mulanya dilakukan sambil lalu ini, secara perlahan akan menjadi bagian dalam transmisi budaya, para orang tua berfungsi sebagai narasumber utama.

Secara tersirat budaya belajar melalui peniruan, baik secara individual maupun kelompok memungkinkan terjadinya pemahaman utuh antar generasi (orang tua versus anak), lingkungan keluarga menjadi salah satu fokus pendidikan, terutama mengenai sistem pewarisan kebudayaan.

Baca Juga: Dunia Pendidikan Tahun 2023 Harus Berjalan Normal, Harus Ada Desain Percepatan Pemulihan Pendididkan

Di dalam keluarga itulah suatu generasi dilahirkan dan dibesarkan, mereka mendapat pelajaran pertama kali, apalagi bagi masyarakat yang belum mengenal dan menciptakan pendidikan formal, dalam lingkungan keluarga terdapat tiga fungsi utama keluarga yaitu: (1) fungsi seksual; (2) fungsi ekonomi; dan (3) fungsi edukasi.

Fungsi edukasi berkaitan dengan pewarisan budaya, keluarga bukan hanya sebagai tempat melahirkan anak tetapi sekaligus sebagai tempat membesarkannya, anak dalam lingkungan keluarga belajar berbahasa, mengumpulkan berbagai pengertian serta belajar menggunakan nilai yang berlaku dalam kebudayaannya.

Dengan demikian, keluarga berfungsi meneruskan nilai budaya yang dimilikinya, suasana edukasi berlangsung penuh kasih sayang, keakraban dan penuh tanggung jawab, dengan kata lain kegiatan edukasi dilakukan secara terus menerus dengan berbagai cara.

Baca Juga: Fakta Unik dan Menarik Tentang Bawang Merah Untuk Kesehatan, Ternyata Banyak Manfaatnya

Halaman:

Tags

Terkini