nasional

Eko Aripyanto : Pendidikan Formal di Indonesia, Lingkungan Keluarga, Masyarakat, Sekolah dan Media Massa

Senin, 26 Desember 2022 | 15:29 WIB
Pendidikan Informal di Indonesia (eko aripyanto/viewjabar)

Lingkungan Pendidikan Masyarakat

J.P. Gillin (1991) mengartikan masyarakat sebagai sekelompok manusia yang tersebar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan untuk hidup bersama, masyarakat terdiri atas kesatuan-kesatuan yang paling kecil. Pada prinsipnya suatu masyarakat terwujud apabila diantara kelompok individu-individu tersebut telah lama melakukan kerja sama serta hidup bersama secara menetap.

Sistem pewarisan budaya lewat linkungan masyarakat berlangsung dalam berbagai pranata sosial, di anataranya pemilahan hak milik, perkawinan, religi, sistem hukum, sistem kekerabatan, dan sistem edukasi, sebagai suatu komunitas yang lebih luas, masyarakat memiliki struktur.

Baca Juga: Informasi, Pendaftaran Anggota PPS Diperpanjang Hingga 30 Desemeber 2022

Pewarisan budaya menjadi tugas bersama bagi seluruh anggota masyarakat di lingkungannya, bila seorang anak melakukan hubungan pertemanan maka hubungan atau interaksi sosial itu menunjukkan hubungan yang lebih luas, mereka akan menerima berbagai pembelajaran nilai dan norma, memperlakukan orang lain, menghormati orang yang lebih tua, dan sebagainya.

Mendapatkan bimbingan, dan nilai-nilai lain yang berkembang pada masyarakatnya, pada saat anak melakukan kekeliruan, maka anggota masyarakat lainnya akan memberikan nasihat atau koreksi terhadap perilakunya yang tidak sesuai tersebut, demikian selanjutnya seorang anak diberi pelajaran dan bimbingan oleh anggota masyarakat lainnya.

Lingkungan Pendidikan Sekolah

Sekolah adalah institusi yang diciptakan oleh masyarakat yang berfungsi untuk melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran tidak hanya menyampaikan pengetahuan saja yang berupa latihan untuk kecerdasan, melainkan untuk menghaluskan moral dan menjadikan akhlak yang baik.

Sekolah dalam masyarakat dikategorikan sebagai pendidikan formal, pada dasarnya lembaga sekolah berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat di bidang pembelajaran, kebutuhan masyarakat tentang pembelajaran semakin hari semakin banyak, oleh karena itu, sekolah pada dasarnya menyiapkan dan membekali peserta didik untuk kehidupan di masa yang akan datang.

Baca Juga: Pimpinan Forum Masyarakat Peduli Bogor Minta Walikota dan Bupati Segera Atasi Masalah LGBT

Pendidikan di sekolah dalam kerangka pewarisan budaya jelas sekali arahnya, para pendidik yang bertugas sebagai guru melakukan penyampaian pengetahuan dan interaksi moral itu berdasarkan rancangan atau program yang disesuaikan dengan sistem pengetahuan dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat.

Misalnya dalam mata pelajaran agama yang senantiasa harus diajarkan di berbagai tingkatan dan jenjang pendidikan di sekolah. Hal ini merupakan cermin dari masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Lingkungan Pendidikan Media Massa

Media massa adalah bagian dalam masyarakat yang bertugas menyebarluaskan berita, opini, pengetahuan, dan sebagainya, sifat media massa adalah mencari dan mengolah bahan pemberitahuan yang aktual, menarik perhatian, dan menyangkut kepentingan bersama.

Berdasarkan sifatnya, media massa berfungsi sebagai kontrol sosial terhadap segala bentuk penyimpangan dari nilai, norma dan aturan yang berlaku di masyarakat, dengan pemberitaan yang baik dan benar masyarakat menjadi tahu terhadap setiap peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar.

Halaman:

Tags

Terkini