VIEWJABAR- President Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menyampaikan skema rehabilitasi rumah korban gempa Cianjur.
Ada tiga skema rehabilitasi rumah korban gempa Cianjur yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.
Rehabilitasi rumah korban gempa Cianjur akan dilakukan setelah proses evakuasi korban gempa Cianjur selesai dilaksanakan.
Saat ini kata Presiden Jokowi prioritas utama penanggulangan bencana fokus pada proses evakuasi korban dan distribusi bantuan.
President Jokowi pada Kamis 24 November 2022 melihat langsung lokasi longsor akibat gempa di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur.
Dalam kesempatan itu Jokowi menyebutkan ada 3 skema yang akan dilakukan untuk rehabilitasi rumah korban gempa Cianjur.
Baca Juga: Hari Guru Nasional 2022, PGRI Kabupaten Tasikmalaya Minta Persoalan Guru Sukwan Segera Diselesaikan
Pertama dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan ( Kementerian PUPR), kedua pembangunan dibantu oleh TNI. Dan ketiga di bangun secara mandiri.
"Ada yang dibangun Kementerian PUPR, ada yang dibantu TNI dan ada yang diserahkan kalau itu bisa mempercepat," kata Jokowi.
Untuk korban gempa Cianjur pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk rumah dengan kondisi rusak berat.
Sedangkan untuk rumah dengan kondisi rusak sedang diberi bantuan sebesar Rp 25 juta dan rusak ringan sebesar Rp 10 juta.
Jumlah rumah rusak akibat gempa bumi Cianjur tercatat sebanyak 56.320 rumah dengan rusak berat sebanyak 22.090 rumah.
Artikel Terkait
Memprihatinkan, Beginilah Kondisi Pengungsi Korban Gempa Cianjur di Lokasi Terpencil
INFO GEMPA HARI NI, Guncangan Terjadi di Mukomuko Bengkulu 5 Menit Lalu
Ridwan Kamil Bagikan Nomor yang Bisa Dihubungi Jika Ada Gangguan Oknum dalam Distribusi Bantuan Gempa Canjur
INFO GEMPA HARI NI, Guncangan Terjadi di Maluku Tengah Satu Jam yang Lalu
Dosen Unpas Budi Dalton Dilaporkan ke Polda Metro Jaya bersama Sule dan Mang Saswi, Gegara Plesetkan Miras