Resesi, Utang, Perubahan Iklim Ancam Ekonomi Global, Indonesia Bagaimana? Sri Mulyani Jelaskan Hal Ini

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Senin, 9 Januari 2023 | 13:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan ancaman resesi, utang dan perubahan iklim terhadap ekonomi global di Jakarta. Foto / Instagram / smindrawati /.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan ancaman resesi, utang dan perubahan iklim terhadap ekonomi global di Jakarta. Foto / Instagram / smindrawati /.

 

VIEWJABAR - Resesi, utang dan perubahan iklim menjadi ancaman serius ekonomi global pada tahun 2023 sekarang ini.

Potensi terjadi resesi mulai tercermin dari adanya perkiraan dana moneter internasional bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2023 hanya 2,7 persen.

Perubahan iklim juga menjadi ancaman terhadap ekonomi global pada tahun 2023 sekarang yang harus diwaspadai oleh Indonesia.

Baca Juga: Tahun 2023 Ada 25 Proyek yang Akan Diresmikan Gubernur Kabar Ridwan Kamil, Apa Saja Itu?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan Indonesia harus waspada dengan potensi resiko resesi, utang dan perubahan iklim yang akan mengancam perekonomian global.

“Saya ingin sampaikan beberapa alasan untuk kita waspada (pada 2023) sebelum kita optimis (pada 2023),” kata Sri Mulyani Indrawati dilansir ViewJabar dari Antara pada Senin 9 Januari 2022.

Ancaman terjadinya resesi pada tahun 2023 sekarang ini kata Sri Mulyani Indrawati mulai tercermin dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan ekonomi global hanya tumbuh 2,7 persen pada tahun 2023.

Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi, Semua Pendaki Selamat

Perkiraan IMF  terhadap ekonomi global tahun 2023 sekarang ini  lebih rendah jika dibandingkan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi pada 2022.

Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 lalu sebesar 3,2 persen bahkan realisasi dari pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 sebesar 6 persen.

Kata Sri Mulyani dari perkiraan tersebut, IMF memprediksi sebesar 20 persen sampai 40 persen perekonomian negara negara di dunia pada tahun 2023 ini akan mengalami resesi.

Baca Juga: Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Sekarang Usia Jemaah di Atas 65 Tahun Bisa Berangkat Haji

Utang negara yang sudah tidak sustainable atau berkelanjutan pada tahun 2023 sekarang ini menjadi ancaman perekonomian global selain resesi.

Ada lebih dari 63 negara di dunia yang memiliki utang dalam kondisi mendekati bahkan sudah tidak lagi berkelanjutan dan ini menjadi pembahasan utama pada presidensi G20 Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Catat Ini Waktu Puasa 2024 Kapan, Simak di Sini

Sabtu, 2 Maret 2024 | 05:53 WIB

Ketahuilah Tugas dan Peran Anggota KPPS, Simak di Sini

Selasa, 30 Januari 2024 | 11:47 WIB
X