VIEWJABAR.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan dirinya memilih fokus membangun Jawa Barat ketimbang menanggapi kritik yang menyebutnya lebih dikenal sebagai content creator daripada kepala daerah.
“Tidak perlu marah atau emosional ketika ada yang mengatakan saya lebih sebagai content creator. Justru kemampuan mengelola media sosial ini memberikan manfaat bagi warga Jabar,” ujar Dedi Mulyadi, sebagaimana dikutip Kamis 6 November 2025.
Menurut pria yang akrab disapa KDM itu, kiprahnya di dunia digital justru membawa efisiensi besar bagi Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat.
Ia menyebut, dengan aktif di media sosial, pemerintah tak perlu lagi mengeluarkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk kerja sama media, membayar buzzer, atau menggunakan jasa influencer.
“Dana itu akhirnya bisa kita alihkan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Fokus pada Pembangunan Nyata
Dedi memaparkan, efisiensi anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program infrastruktur dan sosial sepanjang 2025, seperti:
Baca Juga: Jangan Sembarangan Makan Ubi Jalar! Ini Batas Aman dan Siapa yang Harus Menghindarinya
-Pembangunan jalan sepanjang 664 km
-Pemasangan 14.259 unit PJU
-Normalisasi sungai hampir 14 km
-Sambungan listrik gratis bagi 100 ribu keluarga miskin
-Perbaikan 1.270 unit rumah tidak layak huni (rutilahu)
-Pembangunan 12 sekolah baru dan 764 ruang kelas baru
Artikel Terkait
Cara Membuat Donat Simpel: Lembut, Mengembang, dan Anti-Gagal di Rumah!
Jangan Sembarangan Makan Ubi Jalar! Ini Batas Aman dan Siapa yang Harus Menghindarinya
Situs Jambansari Ciamis: Makam Bupati Zaman Dulu yang Kini Jadi Taman Instagramable dengan Kolam & Galeri UKM!