"Dengan kondisi elektabilitas itu, semestinya membuat rival berpikir dua kali dalam pemilihan. Jika tidak cermat berhitung serta mendapatkan koalisi yang solid, rival akan kesulitan kalahkan Dadang Supriatna," ucap Dedi lagi.
Berdasarkan keterangan, survei IPO tersebut menggunakan metode multistage random sampling.
Responden yang diwawancara mencapai 40o orang, dengan margin of error sebesar 2,90%, akurasi data mencapai 95% asumsi simple random sampling.
Dadang Supriatna sejauh ini diketahui merupakan bupati yang sarat dengan prestasi, selain bisa membawa PKB sebagai juara dalam hal perolehan suara sebanyak, yakni 447.466 dari 2.119.852 total suara sah yang diperoleh semua partai politik pada Pemilu 2024.
Prestasi Dadang Supriatna tersebut antalain berhasil memperoleh lebih dari 300 penghargaan.***