Menurut AKP Tito, penetapan tersangka ini menunjukkan komitmen Polres Majalengka dalam memberantas kejahatan seksual terhadap anak.
Polres Majalengka tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis korban dan pelaku.
“Polres Majalengka akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegas AKP Tito.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan melawan kekerasan seksual terhadap anak.
Orang tua, guru, dan masyarakat harus aktif dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap anak-anak, serta menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi anak dari kekerasan seksual.
Penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melaporkan kasus kekerasan seksual kepada pihak berwenang.***