VIEWJABAR.COM - Setelah vakum selama tiga bulan, layanan transportasi massal BisKita Trans Pakuan kembali beroperasi di Kota Bogor mulai Selasa, 8 April 2025.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, bersama Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, melakukan inspeksi langsung untuk memastikan kesiapan operasional layanan ini.
Pengecekan di Sejumlah Halte
Inspeksi dimulai dari Halte Cidangiang hingga Halte Budi Mulia di Jalan Kapten Muslihat.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di KM 93 Tol Cipularang, H+8 Lebaran: Truk Tabrak Truk, 1 Tewas, 1 Kritis
Dalam pengecekan tersebut, Dedie menegaskan bahwa pengoperasian kembali BisKita adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menyediakan transportasi massal yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
"Ini adalah wujud nyata dari pengembalian uang rakyat dalam bentuk pelayanan publik yang berkualitas," ujar Dedie saat memberikan pernyataan di Halte Budi Mulia.
Ia juga menambahkan bahwa dengan kembalinya layanan BisKita, masyarakat dapat menikmati mobilitas yang lebih efisien dengan biaya rendah serta kepastian waktu tempuh yang lebih baik.
Layanan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan membantu mengatasi kemacetan di Kota Bogor.
Antusiasme Warga
Langkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Yuliani, warga Kecamatan Bogor Timur, mengungkapkan rasa syukurnya atas kembalinya BisKita yang telah menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari warga.
"Program ini sudah menjadi kebutuhan dan andalan masyarakat. Saya berharap BisKita dapat menjangkau lebih banyak lokasi strategis seperti pasar tradisional dan kantor pemerintahan," ujar Yuliani saat menunggu bus di Halte Perpustakaan.
Baca Juga: Kode Redeem Free Fire Super Baru 8 April 2025, Klaim Segera Jangan Pakai Lama!
Selain itu, beberapa warga lain menyatakan harapan agar jadwal keberangkatan BisKita semakin teratur dan rute-rutenya diperluas ke wilayah pinggiran kota untuk melayani lebih banyak pengguna.