Soe Hok Gie Meninggal di Puncak Semeru Jelang Ulang Tahun ke 27 pada 16 Desember, Ini Penyebabnya

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Jumat, 16 Desember 2022 | 20:58 WIB
Soe Hok Gie meninggal dunia pada 16 Desember 1969 sehari sebelum merayakan ulang tahunnya di puncak Semeru Jawa Timur, ini penyebabnya. Foto / Instagram / mountnesia /.
Soe Hok Gie meninggal dunia pada 16 Desember 1969 sehari sebelum merayakan ulang tahunnya di puncak Semeru Jawa Timur, ini penyebabnya. Foto / Instagram / mountnesia /.

VIEWJABAR - Soe Hok Gie seorang aktivis yang termasuk kritis terhadap pemerintah baik orde Lama dan juga orde Baru.

Soe Hok Gie sangat terkenal di kalangan para pendaki gunung, karena Soe Hok Gie termasuk pendaki gunung.

Soe Hok Gie meninggal dunia di puncak gunung Semeru menjelang ulang tahun yang ke 27 pada 16 Desember 1969, ini penyebabnya.

Baca Juga: Kerap Dapat Penghargaan Top Dgital Award, Kab Bandung Siap Terapkan Sistem Go Digital

Sebagai aktivis, Soe Hok Gie memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan alam di Indonesia.

Soe Hok Gie termasuk lantang menyuarakan tentang kerusakan alam di Indonesia terhadap pemerintah baik Orde Lama atau pun Orde Baru.

Karena kegelisahan itulah akhirnya Soe Hok Gie memutuskan untuk menjadi penjelajah alam dan banyak mendaki gunung di Indonesia.

Baca Juga: Ada yang Tahu, Udang dan Kepiting Termasuk Jenis Ikan Bukan, Yuk Simak Penjelasan dari KKP

Di Universitas Indonesia, (UI) Soe Hok Gie mendirikan sebuah wadah bagi mahasiswa yang mencintai alam yakni Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala UI).

Saat mendekati hari ulang tahun yang ke 27 di bulan Desember 1969, Soe Hok Gie memutuskan untuk merayakan ulang tahun di puncak Mahameru Gunung Semeru.

Bersama dengan sahabatnya di Mapala UI, Soe Hok Gie berangkat untuk mendaki gunung Semeru di Jawa Timur.

Baca Juga: Jelang Nataru, Polresta Bandung Siagakan 950 Personil Disebar Disejumlah Titik...

Soe Hok Gie berangkat ke Jawa Timur untuk mendaki gunung Semeru dengan menggunakan kereta api Jakarta Surabaya.

Ikut dalam perjalanan tersebut, Idham Dhanvantari dan Jerman Onesimus yang berangkat bersama Soe Hok Gie menggunakan kereta api.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X