FARES menemukan jaringan jalan Tol kuno tersebut merupakan konstruksi jalan yang dibangun berabad-abad sebelum negara atau Kota Maya terbesar hadir.
Baca Juga: Ferry Irawan Resmi Ditahan, Begini Ungkapannya untuk Venna Melinda
Dalam melakukan penelitian tersebut, peneliti FARES menggunakan pesawat terbang untuk menggunakan teknologi LiDAR.
Gelombang cahaya kemudia ditembakkan ke hutan supaya mereka bisa melihat struktur yang tersembunyi di balik lebatnya tumbuh-tumbuhan di hutan Guatemala.
Sampai saat ini, peneliti dari FARES telah menemukan 177 Kilometer jalan raya, beberapa diantaranya lebih tinggi 5 meter dari tanah dan lebar 40 meter.
Baca Juga: Selain Erick Thohir, Inilah Deretan Nama Calon Ketua Umum PSSI, Wajah Lama dan Wajah Baru
Dari penelitian tersebut peneliti, FARES juga menemukan Piramida, Lapangan permainan bola, Waduk, Bendungan dan kanal pengairan.
"Itu menunjukkan kerumitan ekonomi, politik dan sosial yang terjadi secara bersamaan di seluruh area itu," kata pimpinan penelitian Richard Hansen dilansir ViewJabaar dari ANTARA Selasa 17 Januari 2023.
Baca Juga: Keren Pisan Euy, Payung Geulis Khas Tasikmalaya Jadi Wakil Indonesia ikut Pameran di Thailand
Temuan terbaru dari FARES tersebut memperkaya pengetahuan pada era pra-klasik Maya, sekitar tahun 1.000 sampai 3.500 Sebelum Masih.
Permukiman pada masa pra klasik Suku Maya itu diyakini berada di bawah kota metropolitan El Mirador sekarang ini.***
Artikel Terkait
Selain Erick Thohir, Inilah Deretan Nama Calon Ketua Umum PSSI, Wajah Lama dan Wajah Baru
Iklim Tahun 2023, Lebih Kering Dari Tahun 2022, Polri Lakukan Ini Untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Hasil Survei, Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 Akan Menurun, IMF Menyebut Tahun yang Sulit
Hari Ini Gempa Terkini Jawa Timur, BMKG Sebut Kabupaten Malang Diguncang Getaran Magnitudo 5,1
Inilah Rukun Shalat Fardhu 5 Waktu, Lengkap dengan Tatacara dan Bacaan Arab serta Artinya
KONI Garut Dapat Suntikan Dana dari Pengusaha Hotel untuk Bayar Insentif Atlet Berprestasi
Presiden Jokowi Setuju Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun, Kata Menteri Desa PDT, Untungkan Warga