"Progres pengerjaan pada bulan November besok kita juga akan pasang atap di lantai 1, supaya pengerjaan didalamnya tidak terhalang cuaca hujan yang mungkin terjadi di akhir tahun ini,” Ages menambahkan.
Kemudian Kepala Unit Pasar Induk Jambu Dua, Aji Firdaus mengatakan kepada wartawan baru - baru ini, selama proses pembangunan, para pedagang existing pasar Jambu Dua direlokasi ke tempat penampungan sementara (TPS) yang lokasinya tidak jauh dengan gedung, yang kini sedang di revitalisasi.
Seluruhnya ungkap Aji, ada 330 pedagang, mereka yang sudah mendaftar atau tanda jadi (uang muka) untuk membeli kios dan los sudah mencapai 200 pedagang.
"Mereka sudah membayar uang muka sebesar 20-30 persen, para pedagang membayarnya dengan cara mencicil ke bank (Bank BTN) yang sudah bekerja sama. Jadi kita sudah carikan solusi agar para pedagang tidak merasa kesulitan untuk uang muka,” ujarnya.
Ditambahkan Aji, pasar induk Jambu Dua yang tadinya hanya dua blok, kini menjadi tiga blok, yaitu blok A untuk pedagang sayur mayur dan sembako, blok B untuk komoditi basah, dan blok C untuk komoditi buah dan tempat pemotongan ayam.
“Kami juga menyiapkan kantong-kantong parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat yang ditempatkan di lantai 1 dan dibelakang, sehingga tidak lagi sembarangan untuk menyimpan kendaraan. Kapasitasnya juga mencapai 200 unit roda dua dan seratusan lebih untuk roda empat,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Kismis Kerap Dijadikan Campuran Makanan, Tahukah Manfaatnya? Mungkin Anda Miliki Penyakit Jantung, Ini Fakta