Duh Jalan Karangdan Rusak Berat Bikin Angkutan Keluar Masuk Bengkel, Sering Makan Korban Lagi

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Kamis, 4 Mei 2023 | 12:42 WIB
Kondisi jalan Karangdan di Kabupaten Tasikmalaya  rusak berat sudah puluhan tahun dibiarkan tanpa ada perbaikan akibatnya angkutan umum sering keluar masuk bengkel. Foto / ViewJabar / Fakhira/.
Kondisi jalan Karangdan di Kabupaten Tasikmalaya rusak berat sudah puluhan tahun dibiarkan tanpa ada perbaikan akibatnya angkutan umum sering keluar masuk bengkel. Foto / ViewJabar / Fakhira/.

Menurut Nurdin, saat musim hujan jalan tersebut sering memakan korban. Bahkan kendaraan roda empat juga susah untuk memilih jalan. Apalagi kendaraan roda dua.

Baca Juga: Ratusan Warga Tasikmalaya Ikut Program Arus Balik ke Jakarta

Tidak hanya masalah keselamatan jiwa, kondisi jalan yang rusak juga, sangat berpengaruh pada kondisi kendaraan itu sendiri.

Yang paling terasa adalah angkutan umum yang tiap hari hilir mudik melewati jalan yang kondisinya rusak berat tersebut. Tidak heran jika angkutan umum sering keluar masuk bengkel.

"Setiap dua bulan sekali, pasti saja masuk bengkel dan ada onerdil mobil yang harus di ganti, makanya jangan heran jika kondisi angkutan umum yang masuk jalur Karangdan Singaparna pada rusak," katanya.

Baca Juga: Libur Lebaran 2023, Mobil Bak Terbuka Marak Di Gunakan Untuk Berwisata, Kasatlantas Beberkan Resikonya

Sementara itu menurut Sofyan, warga Karangdan Desa Mekarjaya mengatakan rusaknya kondisi jalan tersebut sepertinya luput dari perhatian pemerintah.

"Perbaikan jalan itu kan di desa juga ada anggaranya, tapi aneh, di desa ini mah sama sekali tidak ada perhatian," kata Sofyan.

Menurut Sofyan, sudah puluhan tahun hingga berganti kepala desa, kondisi jalan Karangdan masih belum juga ada perbaikan dari pihak pemerintah.

Baca Juga: Jumlah Wisatawan ke Lokasi Wisata Pantai di Tasikmalaya Membludak, Brimob Polda Jabar Diterjunkan

"Sejak puluhan tahun kondisinya begini begini saja, tak pernah ada perubahan, coba lihat di desa yang lain, jalannya bagus bagi, pak," katanya dengan nada kesal.

Selama jalan tersebut rusak, memang pernah beberapa kali terlihat ada pengukuran, namun hingga kini tak ada tindak lanjut sama sekali.( Fakhira)***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X