VIEWJABAR - Baru-baru ini, warga masyarakat di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung dihebohkan dengan adanya peristiwa penggembokan Sekolah Alam Gaharu.
Akibatnya, ratusan peserta didik yang bersekolah di Kampung Balesarakan Jalan Endung Kelurahan Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung tersebut terlantar.
"Sekolah Alam Gaharu akhir-akhir ini di gembok, katanya dilakukan oleh LSM Cakra, dan siswa-siswinya terancam ga bisa sekolah lagi atau menjadi terlantar," kata salah seorang warga, Wahyu.
Baca Juga: Bupati Garut Rudy Gunawan Ternyata 14 Tahun Mengidap Penyakit Ini, Mengapa Tetap Bugar? Ini Tipsnya
Peristiwa penggembokan tersebut, lanjut Wahyu, viral di berbagai aplikasi media sosial (Medsos) sehinga menjadi pusat perhatian warganet dan berbagai komentar keperihatinan banyak diungkap warganet.
"Digomboknya Sekolah Alam Gaharu viral di medsos hingga saat ini, banyak warganet yang mengutuk aksi tersebut, hingga akhirnya Polresta Bandung pun turun tangan," ujarnya.
Terpisah, menindaklanjuti viralnya peristiwa tersebut, Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo didampingi Kasat Reskrim, Kompol Oliesta Ageng Wicaksana, mengunjungi lokasi untuk mengkroscek situasi sekolah tersebut.
Baca Juga: Lantik Pengurus Wilayah MDI Jabar, Airlangga Hartarto Didoakan Jadi Presiden 2024
"Di medsos disebutkan LSM Cakra menggembok Sekolah Alam Gaharu, akibatnya mengancam anak-anak hingga terlantar sekolah, dan kami ingin tahu secara langsung kepastian tersebut," ucap Kombes Kusworo Wibowo.
Kepada awak media, Sabtu (5/11/22), Kusworo mengungkapkan, dari keterangan sementara dari para pihak menyebutkan bahwa alasan digemboknya sekolah tersebut karena masih terdapat sengketa lahan.
"Usut punya usut, alasan Sekolah Alam Gaharu digembok karena ada sengketa lahan yang belum terselesaikan, dan salah satu pihak yang bersengketa meminta bantuan LSM Cakra untuk menggembok Sekolah Alam Gaharu," ungkapnya.
Adapun yang bersengketa adalah, Haji Jujun dengan Ibu Umi, hingga saat ini masih dalam sengketa dan tengah berupaya untuk kemudian diselesaikan kaitan dengan perkara perdatanya.
"Meski demikian, masih terdapat pintu masuk sekolah bagian depan dalam keadaan normal dan masih bisa difungsikan, dan pihak LSM Cakra sudah menyampaikan permintaan maaf," jelasnya.
Artikel Terkait
Terkini, Klasemen Sementara Porprov Jabar 2022 Sabtu 5 November Pukul 14.00 WIB, Kabupaten Bogor ke Puncak
Pendiri Syamsul Ulum Sukabumi Dianugerahi Pahlawan Nasional, Mas Eko : Banyak Karyanya, Apa Saja ?
INFO GEMPA HARI INI, BMKG Sebut Gempa Melongaune-Sulut 21 Menit Lalu
Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Ruang Tengah Rumah, Kapolsek Surade : Diduga Musikah Tewas Dibunuh Perampok
BLT BBM untuk Nelayan Jawa Barat Mulai Dicairkan, Ini Persyaratan Pencairannya
2 Jenazah Kakak Adik Korban Kanjuruhan Selesai Diautopsi, Pemeriksan Lab Ungkap Ganas Tidaknya Gas Air Mata
Lantik Pengurus Wilayah MDI Jabar, Airlangga Hartarto Didoakan Jadi Presiden 2024
Bupati Garut Rudy Gunawan Ternyata 14 Tahun Mengidap Penyakit Ini, Mengapa Tetap Bugar? Ini Tipsnya