Kampung Adat Naga Tasikmalaya Pegang Teguh Kepercayaan, Aset Budaya Terpelihara

photo author
Budi SK, View Jabar
- Minggu, 6 November 2022 | 15:28 WIB
Lokasi Kampung Adat Naga masyarakatnya masih pegang teguh kepercayaan nenek moyangnya. (Tangkap layar YouTube Angelick Vaulina)
Lokasi Kampung Adat Naga masyarakatnya masih pegang teguh kepercayaan nenek moyangnya. (Tangkap layar YouTube Angelick Vaulina)

VIEWJABAR - Siapa yang tak kenal dengan Kampung Adat Naga di Tasikmalaya Jawa Barat.

Nama Kampung Naga adalah suatu perkampungan dihuni oleh masyarakat yang kuat memegang adat istiadat peninggalan nenek moyangnya.

Rumah rumah milik warga Kampung Adat Naga beratapkan injuk, dengan dinding rumah dari kayu dan bilik bambu.

Baca Juga: Banjir Rendam Cidamar Cianjur, Tiga Rumah Hanyut, Poses Evakuasi Masih Berlangsung

Wilayah Kampung Naga berada di Desa Neglasari Kecamatan Salawu  Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Yang membuat desa ini unik adalah kebijakan kampung yang menolak modernisasi. Mereka hidup apa adanya tidak ada listrik dan tidak ada barang-barang elektronik.

Lokasi Kampung Naga tidak jauh dari jalan  raya yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Kota/KabupatenTasikmalaya.

Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Bung Hatta, Wakil Presiden Pertama Indonesia Jatuh Cinta

Jarak tempuh dari kota Tasikmalaya  ke Kampung Naga kurang sekitar 30 kilometer. Sedangkan dari Kota Garut sekitar 26 kilometer.

Kampung Naga berada di suatu lembah yang   subur dan dilalui aliran sungai, yaitu Sungai  Ciwulan yang bermata air dari Gunung Cikuray Garut.

"Saya mengenalkan diri dulu nama saya Ijad, saya sebagai masyarakat adat Kampung Naga dan dikasih mandat oleh Ketua Kampung sebagai pemandu," kata Ijat di kanal YouTube.

Baca Juga: Bentuk Kemanusiaan, Aria : Alhamdulilah Kosgoro 57 Jabar Sumbang Ratusan Pendonor Darah

Kampung Naga, kata Ijat, adalah tempat Kampung Adat bukan tempat  pariwisata. Jadi bedanya adat dan pariwisata adalah sangat menonjol.

"Jika pariwisata itu merupakan tontonan, cuma  diperlihatkan saja dan mungkin ada tiket masuk  perorang dan bebas di dalam,"ucapnya lagi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X