"Tapi akhirnya, pada satu dekade ke belakang eksistensi kujang mulai kembali dimunculkan oleh budayawan Sunda mulai mengidentikkan kujang dengan Jabar atau Sunda bahkan kemunculan kujang justru ingin menunjukan kedaulatan NKRI dari sisi kebudayaan asli," paparnya.
Terakhir, dalam acara peresmian Kujang Papasangan jilid dua ini yang dihadiri oleh ratusan budayawan seperti Irjen Pol Purn Anton, Pj Walikota Cimahi, Akademisi, Para ahli sejarah, dan Komandan Brigif 15 Kujang II serta para angggotanya berharap untuk tidak sebatas memaknai sebagai identitas kasundaan saja.
"Jadi penegasan dalam kegiatan hari ini adalah, untuk tidak sebatas memaknai kujang itu sebagai identitas kasundaan saja melainkan agar dipahami sebagai simbol kedaulatan sebuah negara," pungkasnya.(***)
Artikel Terkait
Pertandingan Perdana Piala Dunia 2022, Qatar Vs Ekuador Pukul 23:00 WIB, Berikut Rekor Pertandingan Kedua Tim
Banner Ajakan dan Pesan Moral Direspon Warga Subsektor 16 Cicalengka Kabupaten Bandung, Sektor 21
Seorang Pria di Tambun Bekasi Pamer Kelamin kepada Karyawati yang Sedang Nunggu Bus
7 Desa di 2 Kecamatan Masuk Subsektor 02 Cileunyi Kolaborasi Satgas Sektor 21 dengan Warga Hasilkan Ini
Siaran Langsung Pertandingan Perdana Piala Dunia 2022 Qatar Vs Ekuador Nanti Malam, Berikut Ini Linknya
Keren, Lutfiana Qolbi Siswa SDN 4 Sukalilah Cibatu Garut Melaju ke Tingkat Provinsi dalam Lomba Biantara
Meski Garut Gagal Masuk 10 Besar Bupati Rudy Apresiasi Perjuangan Atlet di Porprov XIV Jabar 2022
KPU Umumkan Lima Parpol Tak Lolos Verifikasi Administrasi Sipol