"Kecamatan koordinasi dengan puksesmas dan dinkes untuk melakukan vaksinasi masal serta menyiapkan tempat isoman di kewilayahan dan melukukan pengetatan kegiatan masyarakat," ucapnya.
Asep juga memerintahkan Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan vaksin dan bersama direksi rumah sakit untuk menentukan kebutuhan tempat perawatan sebagai antisipasi lonjakan kasus covid-19 varian XBB.
"Kapasitas tracing dan testing segera ditingkatkan kolaborasi dinkes dan jajaran kewilayahan," ujarnya.
Tak hanya itu, Asep juga mengerahkan Dinas Pendidikan (Disdik) juga turut memantau protokol kesehatan (prokes) di sekolah-sekolah dan meminimalisasi kegiatan ekstrakurikuler yang dapat membuat kerumunan.
"Kita juga harus memonitor proses pembelajaran tatap muka (PTM) dan meminimalisasi kegiatan ekstrakulikuler di sekolah," ujarnya.***
Artikel Terkait
Usai Hina Ibu Negara, Akun Twitter KoprofilJati Kabur dari Dunia Maya, Namun Identitasnya Sudah Beredar
Bandung Saksi Romantisme Percintaan Soekarno dan Ibu Kosnya, Inggit Garnasih
Pertandingan Perdana Piala Dunia 2022, Qatar Vs Ekuador Pukul 23:00 WIB, Berikut Rekor Pertandingan Kedua Tim
Seorang Pria di Tambun Bekasi Pamer Kelamin kepada Karyawati yang Sedang Nunggu Bus
Siaran Langsung Pertandingan Perdana Piala Dunia 2022 Qatar Vs Ekuador Nanti Malam, Berikut Ini Linknya
Keren, Lutfiana Qolbi Siswa SDN 4 Sukalilah Cibatu Garut Melaju ke Tingkat Provinsi dalam Lomba Biantara
Meski Garut Gagal Masuk 10 Besar Bupati Rudy Apresiasi Perjuangan Atlet di Porprov XIV Jabar 2022
KPU Umumkan Lima Parpol Tak Lolos Verifikasi Administrasi Sipol