Tingkat AKI dan AKB di Garut Tinggi, Lilis Aisyah Hadiana Siapkan 1000 Hari Sebelumnya!

photo author
Lina Herlina, View Jabar
- Kamis, 15 Desember 2022 | 19:26 WIB
Lilis Aisyah Hadiana menyebut tingginya AKI dan AKB di Garut disebabkan banyak faktor, satu diantaranya kurang persiapan (Dokumentasi Lilis)
Lilis Aisyah Hadiana menyebut tingginya AKI dan AKB di Garut disebabkan banyak faktor, satu diantaranya kurang persiapan (Dokumentasi Lilis)

VIEWJABAR - Angka kematian ibu (AKI) serta angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Garut sangat tinggi.

Kasus AKI dan AKB di Garut disebabkan banyak faktor hingga menjadi perhatian yang dipergunjingkan.

Angka AKI dan AKB di Garut tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( PKK) Kabupaten Garut, Lilis Aisyah Hadiana.

Baca Juga: Oknum Wartawan dan Atlet Balap Sepeda Garut Terlibat Narkoba

Lilis yang juga Kader Forum Garut Sehat mengaku prihatin dengan  tingginya AKI dan AKB di Kabupaten Garut.

"Kami prihatin makanya kami menaruh perhatian besar terhadap masih sangat tingginya AKI/AKB di Garut ini," kata Lilis.

Pihaknya berharap, kasus kematian tersebut bisa diminimalisir, baik melalui program pemerintah atau peran serta masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Garut Berikan Bantuan Rp 2 Juta per Bulan untuk Rohimah

Menurutnya, salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk bisa meminimalisir AKI dan AKB itu, yaitu dengan  persiapan 1000 hari kelahiran pertama dengan memperhatikan kebersihan dan kondisi lingkungan yang baik.

"Kalau istilah kesehatan itu harus mempersiapkan seribu hari pertama kelahiran, atau HPK," tuturnya.

Kalau sudah dipersiapkan dari awal   segala sesuatunya pasti akan kondusif. Seperti tahapan melahirkan mulai dari kehamilan sampai proses kelahiran, agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan.

Baca Juga: Karangasem Bali Digetarkan Guncangan Gempa Hari Ini Kamis 15 Desember 2022, Magnitudo 3,5

Hal itu diungkapkan Lilis usai mengikuti kegiatan di Hotel Harmoni, Kamis 14 Desember 2022.

Ditambahkannya,  momentum Hari Ibu tahun 2022  pada  22 Desember, pihaknya berharap kaum ibu bisa lebih dihargai dan dihormati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X